Video Penganiayaan dan pembunuhan TKI oleh Samseng/Preman dan Polisi Diraja Malaysia
Video penganiayan TKI yang diperbuat oleh preman dan aparat Polisi Diraja Malaysia di Bintulu, Sarawak Malaysia telah beredar di publik.
“Video tersebut benar-benar tidak berprikemanusiaan, setelah di pukul di injak bahkan ada yang membawa samurai dan di siksa dengan sadis dan dipukul oleh kunci dongkrak lalu di lemparkan begitu saja kedalam mobil” kata Tina warga Perumnas Dua Jln Kom Yos Sudarso Pontianak..
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Besar (Pol) Suhadi SW, mengatakan, “Sampai saat ini belum ada laporan dari Liaision Officer (LO) pihak malaysia tentang video pemukulan TKI tersebut”.
Suhadi SW sudah melihat langsung video kekerasan tersebut. Komisaris (POL) Hendra Wirawan sedang meneliti kebenaran kasus tersebut dan sampai saat ini belum di temukan tentang berita kekerasan yang melibatkan polisi malysia tersebut” katanya.
Konsulat malaysia M Zairi M Basri mengatakan, “Peristiwa tersebut diketahui ketika surat kabar harian di sarawak memuat tentang peristiwa itu.”
“Polisi Diraja Malaysia langsung merespons peristiwa tersebut namun karena kurangnya bukti dan keterangan dan dari pihak keluarga koban tidak ada yang melapor maka Polisi Diraja Malaysia memberhentikan penyelidikan sambil menunggu bukti dan keterangan lebih lanjut dari peristiwa tersebut,” katanya juga.(*) sumber: antara news.—————————-
masbadar: videonya sendiri belum terupload di internet, saya sudah hunting ke sana-kemari via google tapi belum dapat.


August 31st, 2009 at 1:38 am
Memang masyarakat kita disana, tak henti2nya disakiti oleh warga Malaysia..
Saya yakin, siap yang menabur angin, dia akan menuai badai
wassalam mas
selamat shaum
October 1st, 2009 at 9:09 pm
tki ni dtg malaysia kalau nak buat baik xpe.org xmarah..skarang byk kes rompak,rogol,mencuri di malaysia ini yang dilakukan oleh orang indonesia atau tki atau pendatang tanpa izin.kalau dtg ke malaysia dengan pasport.dengan cara yang sah.kami d malaysia xmarah.dah la dtg cara haram.buat jenayah di malaysia.siapa xmarah!!!!fikirkanlahhhhhh
October 1st, 2009 at 9:41 pm
saya sering bergaul dengan warga indonesia disini,kerana saya menjadi supir taksi part time menghantar mereka dari kilang ke bandar bintulu,warga indonesia disini pun mengutuk kejadian ini kerana tki itu mengganggu ketenteraman awam,tambahan kejadian itu ketika bukan ramadhan..tau ngak punca kejadian ni..kejadian ni bpunca kerana tki itu mabok dan mengganggu orang awam..tki itu pengedar dadah syabu di bintulu..mujur dia disabit dengan kesalahan mencederakan orang dan memiliki senjata berbahaya,hukuman nya cuma penjara @ disuruh balik ke tempat asal nya dan dihukum di sana..kalau lah disabit dengan kesalahan dadah,pasti sudah di tali gantung tki itu..ada guna jugak lah tki di bintulu ni,tanpa mereka tiadalah sumber syabu dan pelacur di sini..huhuhu..apa salah kita saling tolong menolong..asalkan jangan bikin ribut,kita hidup dengan tenang..masbadar,ada tengok video tki yg lain ngak?video warga indonesia bbunuh sesama sendiri d malaysia kerana dendam di kmpg halaman langsung dibawa ke mari..video warga indonesia yang hidup senang di malaysia ngak?ada tengok video pemain bolasepak indonesia dilayan dengan baik ngak?berfikir dulu dan pastikan ada bukti sebelum menimbulkan isu..jangan sampai ianya menjadi fitnah..
October 3rd, 2009 at 10:11 am
@1malaysia & @warga bintulu: How can I reply your comments? Please use English. Anyway, for complaints of the news, you may visit the source: antara.co.id
November 3rd, 2009 at 3:23 pm
Ah emang dasar malingsia negara bejad dan kasar,banyak bangsa tapi bangsa bangsat semua,maling teriak maling,rampok,pembunuh,tukang ngaku-ngaku padahal merdeka di kasi ma bangsa inggris ga tau malu,ga bisa merdeka sendiri macam indonesia,ampe lagu kebangsaan sendiri ga bisa bikin ngerampok dari indonesia,apa lagi yang mau lu rampok?coba aja lu jajah indonesia,bakalan ancur negara lu ampe ga ada di peta dunia,indonesia merdeka jayalah indonesia,malaysia lenyaplah dari peta dunia!!!!Amin
January 2nd, 2010 at 10:21 pm
http://www.antara.co.id/view/?i=1204115225&c=NAS&s=
Kuala Lumpur (ANTARA News) – Bertentangan dengan opini masyarakat Malaysia selama ini bahwa kebanyakan kejahatan dilakukan oleh orang Indonesia, ternyata sebagian besar atau 80 persen pelaku kejahatan justru warga Malaysia sendiri, bukan orang asing, demikian data kepolisian Malaysia yang diungkapkan Ketua Komite Khusus Parlemen Malaysia, Dr Wan Hashim Wan Teh.
“Banyak kasus di mana warga Malaysia dengan sengaja menggunakan orang Indonesia untuk mengelabui orang bahwa pelaku perampokan adalah orang asing. Orang asing yang berbuat kriminal hanya 20 persen, ” tambah Dr Wan Hashim Wan Teh kepada harian The Star, Kamis.
Sebelumnya Presiden MTUC (Malaysian Trade Union Congress) Syed Shahir Syed Mohamud, Maret 2007, mengungkapkan pernyataan Kepala Polisi Diraja Malaysia Musa Hassan, hanya dua persen kriminalitas dilakukan oleh pekerja asing, sehingga sebagian besar justru dilakukan oleh warga Malaysia sendiri.
Syed Shahir mengatakan perlunya dukungan statistik dan fakta, sehingga jangan main asal tuduh. Ia mengatakan hal itu karena media Malaysia, masyarakat dan pembuat UU sering mengkambinghitamkan pekerja asing bila angka kriminalitas di Malaysia meningkat.
“Adalah fakta yang benar tingkat kriminalitas di Malaysia meningkat, walaupun beberapa kawasan mengalami penurunan,” kata Wan Hashim kepada para wartawan, setelah para pejabat polisi dan pejabat penegakan hukum bertemu dengan Komite Khusus Parlemen Malaysia.
Naiknya angka kriminalitas di Malaysia disebabkan karena rasio antara polisi dan masyarakat yang sangat timpang, dimana satu polisi mengawasi 500 hingga 1000 orang, sedangkan yang ideal adalah 1:250 orang.
“Tidak mungkin memerangi kejahatan dengan rasio seperti ini,” katanya.
Oleh karena itu, pemerintah Malaysia akan merekrut 60.000 polisi selama lima tahun ke depan dan anggaran rekrutmen itu sudah ada dalam APBN Malaysia 2008.
Deputi direktur Keamanan Dalam Negeri Jamaludin Khalid mengatakan, di sisi lain ada 2000 hingga 3000 polisi pensiun tiap tahun.
“Perlu waktu untuk melatih seorang polisi yang baik,” katanya
May 31st, 2010 at 2:31 pm
dah sekalian aja kita ajak perang aja malaysia,,, gua g takut kalau saya di suruh perang kesana… SIAP untuk membantai seleuruh warga malaysia…
September 3rd, 2010 at 4:05 pm
salam,
as a Malaysian , i pray for peace. whoever is guilty, may God punish them, be it the malaysian, or the Indonesian. I believe God would be most righteous in His punishment, instead of us mere humans who may error due to our biased judgment. peace.