Video (aftermath) Ledakan Bom Jakarta Mega Kuningan di Hotel JW Mariott dan Ritz Carlton
Prihatin, kekerasan berupa teror bom tetap kerasan menodai kedamaian bahkan pasca pilpress di negeri ini. Video yang anda saksikan adalah hasil upload seorang user youtube.
6 Tahun lalu di tempat yang sama, Hotel JW Mariott ini, sebuah ledakan meluluh-lantakan salah satu bagiannya. Kini harapan ketenangan negeri ini kembali terancam.

July 17th, 2009 at 2:26 pm
Kaya’ konspirasi or spt dah diatur aja. Ibaratnya, semut aja diperiksa kalo masuk Ritz, alias penjagaannya super ketat, ada metal detector, dan alat2 lain… eh, kok ini BOM, kenapa bisa lolos…? Yaaa… bisa aja…bla..bla..bla… (gak habis2 kalo bahas beginian) ^_^ Turut berduka cita aja buat para korban….. :’(
July 17th, 2009 at 2:33 pm
@starvenger: prihatin..prihatin, hal ini jelas akan mempengaruhi pertimbangan para investor yang setadinya akan menanam dollar mereka di Indonesia. Kalo dah begitu, laju ekonomi bisa seret. Semestinya Badan Intelegen Negara segera bertindak cepat. Aneh memang.. Kecolongan lagi kecolongan lagi..
July 17th, 2009 at 4:29 pm
dan MU pun batal ke Indonesia
July 19th, 2009 at 4:07 am
Kalo ketangkep kita lemparin batu aja rame-rame si para pelakunya.
July 19th, 2009 at 5:28 am
waduh….
July 21st, 2009 at 11:33 am
Pemeriksaan diperketat dan diperluas wilayahnya. Suatu situasi yang bakal tidak menyenangkan siapa saja dalam perjalanan. Titik-titik pemeriksaan semakin banyak pula…. Mendingan di rumah saja.
July 21st, 2009 at 7:24 pm
SIAPA PELAKUNYA????
APA ALASANNYA???
MENGAPA BISA TERJADI????
Simak ulasannya di:engeldvh.wordpress.com
July 22nd, 2009 at 6:22 pm
semoga cepat tertangkap otak pelaku bom ini..
July 26th, 2009 at 3:18 am
Banyak orang yang suka menyudutkan agama ISLAM, gara2 masalah bom. Banyak orang yang membuat persamaan BOM=ISLAM. Tapi, taukah saudaraku siapa pencipta pertama BOM (Ingat bom di Hiroshima, Nagasaki) ? Siapa yang mengebom disana-sini dengan alasan HAM, padahal “dia” sendiri Pelanggar HAM ? Koq begitu mudahnya “mereka” membuat persamaan itu, padahal “mereka” lebih banyak membunuh “manusia2 tak berdosa” (ingat Perang Dunia I & II, hampir semua negara Muslim dijajah oleh “mereka”).