Serangan Teror di Mumbai India, Siapakah Mujahidin Dekan itu?
Mujahidin Dekan (The Deccan Mujahideen) disebut-sebut sebagai kelompok teroris (yang lagi-lagi mengatas-namakan Islam) di India berdasar sebuah email yang dikirim sebuah kantor berita (?), mereka mengklaim bertanggung jawab atas sebuah serangan teror di Mumbai, india pada 26 dan 27 Nopember 2008.
Serangan tersebut dilaporkan telah membunuh 125 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Dikhawatirkan jumlah korban akan terus bertambah mengingat insiden ini (hingga ditulis pontingan ini) belumlah selesai.
Keberadaan Mujahidin Dekan belum terverifikasi, keterlibatan kelompok tersebut, jika nama tersebut adalah benar, belumlah terkonfirmasi, sehingga menimbulkan kemungkinan email tersebut hanya hoax (kabar bohong) atau sebuah nama yang diasumsikan terhadap organisasi teroris lain.
Majalah ‘Foreign Policy’ telah berspekulasi jika kemungkinan teror dilakukan oleh kelompok tersebut, jika memang ada, bisa dihubungkan dengan Mujahidin India, kelompok teroris yang menyerang pada September 2008 di Mumbai. Bagaimanapun, hal ini belum sama sekali dikonfirmasi dan dilaporkan oleh kantor berita lain atau oleh pemerintah India.
Etimologi Mujahidin Dekan
Kata ‘Dekan’ berhubungan dengan dataran tinggi Dekan di selatan India yang meliputi negara bagian Maharasthra, Andhra Pradesh dan Karnataka. Nama Dekan di-inggriskan dari bahasa Prakrit ‘dakkhin’, ‘dakkhin’ sendiri berasal dari bahasa Sanskrit ‘daksina – (Sanskrit: दक्षिण, Telugu: దక్షిణ), yang berarti ‘Selatan’.
Di Pakistan dan wilayah kaum muslimin di India utara, istilah Dekan bermakna wilayah sekitar Hyderabad, ibukota Hyderabad; yakni Dakhni, sebuah kata asli bahasa Urdu yang masih bertahan. Di Pakistan, ada kota dengan nama yang sama, untuk membedakan dua Hyderabad, maka disebutkan Dekan Hyderabad.
Sementara kata Mujahidin dalam literatur Arab berarti ‘para pejuang’
Mengenai Kelompok itu
Tidak diketahui apakah kelompok MUjahidin Dekan itu kelompok lokal atau internasional, karenanya di anggap sebagai kelompok atau gerakan baru. Kelompok tersebut menyatakan sebagai orang India.
- Email yang dikirim oleh kelompok tersebut berbahasa India, menggunakan gaya bahasa yang sebanding dengan email Mujahidin India sebelumnya yang menggunakan bahasa Inggris.
- Mayjen R K Hooda, Opsir Tentara yang memimpin operasi guna mengusir para militan tersebut, mengatakan mereka mengkalim datang dari Hyderabad, tetapi pasukannya telah menangkap salah seorang dari kelompok tersebut yang berlogat Pishori dan kemungkinan berasal dari Pakistan.
- Angkatan Laut India telah menyita sebuah perahu, MV Alpha, yang ditenggarai digunakan oleh para teroris tersebut. Tidak jelas asal perahu itu berlayar. Sebuah laporan mengatakan perahu itu disita ketika berlabuh di Porbander, pantai Gujarat. Laporanlain mengatakan perahu tersebut tiba dari Karachi. Personil Marinir India yang mendobrak perahu tersebut menemukan sesosok tubuh dengan kepala terluka.
- Di dalam pusat Yahudi Chabad Lubavitch, di Mumbai, seorang militan yang menyebut namanya Imran menelepon televisi India dan mengatakan: “Suruh pemerintah berbicara dengan kami dan kami akan melepaskan para sandera. Tidakkah kalian memperhatikan berapa rakyat yang dibunuh di Kashmir? Apakah kalin memperhatikan bagaimana tentaramu membunuhi kaum muslim?”
- Dua orang militan; Shadullah dan Imran Babar, menelepon TV India dua kali selama pengepungan pada hari Kamis menggunakan HP sandera mereka untuk memberitahukan tujuan mereka. Shadullah menyatakan berasal dari Mujahidin Dekan. Ia berulang kali ditanya apakah ia dari Hyderabad India atau dari Hyderabad Pakistan, ia menajwab berasal dari Hyderabad Dekkan. TV India bertanya: “Shahdullah, kami ingin katakan bahwa anda adalah warga negara India. Anda sendiri yg mengatakan berasal dari Hyderabad. Tidakkah kau merasa memiliki India, Hindustan-mu sendiri? Sebab yang kau bunuh mungkin saja mereka saudaramu, atau saudara-saudara orang lain..” Shahdullah menjawab: “Kami mencintai negeri ini.. ini negeri kami. Tapi urusannya begini: ketika pendahulu kami, ketika saudara-saudara kami dibunuh, tidakkah orang-orang ini melihat hal itu? Demikian ..sampai jumpa…”
- Awal 28 November, sebuah surat kabar Hindu melaporkan bahwa 3 dari para teroris yang tertangkap mengakui mereka merupakan anggota Laskar Islami, kelompok E-Taiba, yang berbasis di Pakistan, dengan salah seorang di antara mereka ditenggarai dari Pishori wilayah Pakistan
diterjemahkan dari http://en.wikipedia.org/wiki/Deccan_Mujahideen, foto: BBC


November 28th, 2008 at 10:13 pm
Terorisme itu seperti lingkaran setan. Salah satu cara memutus terorisme adalah dengan kita berhenti dari segala macam perbuatan teror.
November 29th, 2008 at 6:01 am
gila islam memang gila
November 29th, 2008 at 7:11 am
Pemerintah india adalah teroris bagi umat muslim kashmir, tapi dunia bungkam seribu basa, tak ada yang membela umat muslim kashmir yang tertindas. Hentikan Terorisme oleh Negara kepada Umat Muslim di mana pun, Insya Allah akan menghentikan terorisme di dunia ini.
November 29th, 2008 at 9:11 am
Yang gila itu bukan Islam, tapi manusia itu sendiri. hati-hati kalau berkomentar. Semua agama menganjurkan kebaikan.Baik Kristen, Hindu, Budha, Islam, Katolik dan ajaran-ajaran kepercayaan lainnya. Tapi perlu diketahui sejauh mana kita memahami ajaran-ajaran yang kita pelajari. UNTUK APA ? UNTUK SIAPA ? pertanyaan itu harus kita tanyakan kepada diri kita sendiri. Ngga usahlah jauh-jauh kita berfikir. Mari kita belajar dari diri kita sendiri.
November 29th, 2008 at 9:59 am
Hmm… Ujian dunia lagi.
November 29th, 2008 at 10:08 am
Makna kata dari terorisme sekarang dilekatkan oleh amerika cs kepada kaum muslimin sebagai agenda besar melawan agama Islam tentunya dengan kekuatan media dan para agen-2 mereka yang tersebar di seluruh dunia, dengan tujuan menanamkan phobia terhadap ajaran Islam kepada kaum muslim sendiri dan non- muslim tentunya.
Peristiwa ini terjadi setelah kemenangan Obama dalam pilpres AS, tentunya akan membuat amerika semakin leluasa dalam merancang dan melaksanakan politik luar negeri di timur tengah dengan tujuan menghambat tegaknya kembali negara pesaing amerika yaitu khilafah rosyidah.
Ingatlah bahwa ratusan ribu korban rakyat Irak dan rakyat Afghanistan.
Mengapa amerika tidak disebut teroris???
Pertanyaan besar yg perlu dipikirkan kembali
November 29th, 2008 at 10:28 am
Hancurkan India.. Allahuakkbar…allahuakbaaar…
Hancurkan Eropa… Allahuakkbar…allahuakbaaar…
*ngombe sek maneh…
November 29th, 2008 at 10:40 am
@ajaran: blog anda masuk daftar kuning di sini, dan itu ternyata tidak menjadi pelajaran. Kalo tidak bisa memberikan komentar yg baik selain provokasi, jadi pembaca sajalah.
November 29th, 2008 at 11:06 am
@dajjal
yg gila bukan islam, tapi lo sendiri…. pikiran lo tuh dangkal bgd si… gw stuju sm senopatiarthur, klo islam slalu di-identifikasikan dengan teroris lalu apa namanya tentara amerika dan sekutunya yg memporakporandakan kehidupan rakyat muslim di palestina, irak, or afghanistan… seharusnya lo buka hati + pikiran lo, and jgn maen asal buat comment. mnurut gw comment lo itu dah menegaskan sbrapa sempit dan bodohnya jalan pikiran lo
@masbadar
topik yg lo angkat bagus2…. dpt darimana? oiya klo gw masuk daftar apa ya? maaf klo ada kt2 yg kurang baik, habis kadang suka emosi juga ngebaca ada org yg menjelekkan and memfitnah agama gue:)
November 29th, 2008 at 11:06 am
AT TAUBAH (9) AYAT 97: ORANG-ORANG ARAB ITU LEBIH SANGAT (DALAM) KEKAFIRANNAYA DAN KEMUNAFIKANNYA DAN LEBIH BAIK WAJAR BAHWA MEREKA TIDAK MENGETAHUI HUKUM-HUKUM YANG DITURUNKAN ALLAH KEPADA RASUL-NYA. DAN ALLAH MAHA MENGETAHUI LAGI MAHA BIJAKSANA.
BEGITU HEBAT ALLAH MEMVONIS ORANG-ORANG ARAB SAMPAI HARI INI.
November 29th, 2008 at 11:13 am
kalau aku jadi tuhan… sekalian saja kuledakkan isi kepala orang-orang islam yang selalu berpikiran ke arah terorisme…
semua agama memang mengajarkan kebenaran, bukan adu kekuasaan dengan saling membunuh!!!
@ajaran : munafik… kenapa anda tidak sekalian saja membuat dunia sendiri kalau anda tidak suka ada ajaran agama lain yang menetap di suatu negara??
semoga suatu saat saudi arabia yang di banggakan juga akan meledak… saat itu saya akan tertawa paling keras.
November 29th, 2008 at 12:06 pm
Akhirnya bisa ngeluarin smiley
komen dibawah nih aneh, kalo tau semua agama mengajarkan kebenaran kan yang salah pastinya harus dihukum. ahmadiyah salah nggak? ya salah oot
. jangan mendompleng Islam, buat agama baru diluar Islam, lepaskan simbol-simbol keIslaman.
ya udahlah, orang gak bisa mikir secara jernih
, dasar OOT
.
November 29th, 2008 at 3:03 pm
apakah ini tanda akhir jaman?
http://www.nurrahmanarif.wordpress.com
November 29th, 2008 at 3:21 pm
teroris lagi, lagi-lagi teroris !!! seakan tiada habisnya. mati satu tumbuh seribu. Emang perbuatan orang2 yang sudah dicuci otaknya (pake rinso kalee)..
November 29th, 2008 at 8:39 pm
yeah.
makan makan aja yuk, daripada pusing.
November 29th, 2008 at 10:15 pm
Apa pun yang terjadi, mestinya kita tak boleh kehilangan akal sehat, tetap bijak, dan adil. Inilah prinsip-prinsip awamologi (awamologi@wordpress.com).
November 30th, 2008 at 9:33 am
kalo menurut saya sih paling asyik tuh dahwah bil hikmah,…
kasih tuntunan dan contoh yang baik, biar org yang awam tentang islam jg asyik mandangnya
kalo skarang neh kayaknya ada yang mulai mengaburkan ajaran islam yang rahmatan lil ‘alamin
November 30th, 2008 at 9:54 am
terorist = dari kata teror, pengancam, penyebar ketakutan, intimidasi. semua yang melakukan teror bukankah teroris ? amerika di irak, rusia di afganistan, bom bali, mumbai, templar di jerusalem, dan sebagainya. terlepas dari baju apapun yang dikenakan, teroris tetaplah teroris. kecuali mereka yang menyebarkan keyakinan mereka dengan cinta dan kasih sayang. mereka tidak layak disebut teroris dari sudut pandang manapun. biarpun agama anda islam, kristen, hindu, budha, kepercayaan, sikh, yahudi, magus, apapun namanya, bila anda bertindak menyebarkan ketakutan bagi orang lain atas nama apapun, anda adalah teroris. bukankah demikian ?
November 30th, 2008 at 10:06 am
aQ bnci para fanatik islam .. trmsug FPI yg ad d indonesia .. emg mksd mrka baeg . tp mrka KONYOL !! ..
November 30th, 2008 at 2:26 pm
BAGUSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS…INI NAMANYA MANUSIA YANG SELALU BUNUH-BUNUHAN SEPERTI BINATANG KALIAN SEMUA……………
CEPAT BUNUH MANUSIA YANG LAINYA NANTI KITA AKAN KETEMU DI NERAKA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
November 30th, 2008 at 3:56 pm
Itu Bukan Jihad namanya,jihad tuh nahan nafsu, ngempanin bini, anak, berbuat yg manfaat bg org banyak dll. jihad ngebunuhin orang, stress!!!. Di Indonesia Kaya FPI, Mujahiddin Indonesia dan sejenisnya, itu org gada kerjaan, gaya2an pake sorban, jidad item, kelakuan barbar! kalau berani demo tuh, bawa bambu, sambitin bos2 TKW yang jualin bangsa indonesia jd gebong/budak, diperkosain,dilecehin, di siksa disana dll. berani ga lo!!! ah gak bakal, lah orang sebangsa, arab gila semua. seharusnya polisi razia org2 kya FPI (giting lexotan) dan ormas2 sejenisnya, preman semua tuh.
November 30th, 2008 at 4:06 pm
inilah akibatnya bila ada orang yang bermain politik dilandaskan pada agama. Agama bertujuan untuk damai dan kedamaian sedangkan politik bertujuan untuk merebut kekuasaan dengan menempuh segala macam cara
November 30th, 2008 at 4:26 pm
@Indi @ candy
Indi banyak bacot lo!!! munafiK!!! kerjaan lo dugem aje tiap hari…
@ Ajaran
Ajaran Gila tuh!!!orang arab tuh baik2 lg: jualin bangsa kita (TKW), stuju gw apa yg di bilang M Nuh. trus tukang kawin kontrak di puncak, sombong ngaku2 turunan nabi, kesian banyak pengikutnya di kibulin, pdhl arab2an, pelit2 lagi. itulah kelakuan ormas2 radikal islam yang di pimpin bangsa asing spt org arab; FPI dkk. Hidup Bangsa Indonesia!!!
Islam itu ajaran damai bg semua umat manusia, dan Alquran Kitab terbaik semua agama.
November 30th, 2008 at 4:27 pm
paradigma umat berubah dalam “nano second” akan arti jihad yang sering disangkutpautkan dgn teroris,,,jihad bukan teroris,,,jihad adalah melawan yg batil dan memperjuangkan yg hak,,,180 derajat bukan arti dari teroris,,,
islam rahmatan lil alamin,,,
berrfikir baru berkomentar mas-mas,,n mba-mba,,,
November 30th, 2008 at 4:38 pm
@ Senopattiarthur
Amerika, Inggris dll, itu2…aja alasannye. gak usah deh mikirin bangsa asing dulu, kita benahin dulu bangsa kita, jgn berlindung di balik anti asing. gw juga anti asing, tapi ngapain ngurusin negara org. Indoneisa aja masih berantakan. yah begitulah pemikiran org2 dangkal, tadinya org kya gitu, dah mentok, jadi pen diliat beda tapi garing!!!
November 30th, 2008 at 4:40 pm
@ Senopattiarthur
Amerika, Inggris dll, itu2…aja alasannye. gak usah deh mikirin bangsa asing dulu, kita benahin dulu bangsa kita, jgn berlindung di balik anti asing. gw juga anti asing, tapi ngapain ngurusin negara org. Indoneisa aja masih berantakan. yah begitulah pemikiran org2 dangkal, tadinya org kya gitu, dah mentok, jadi pen diliat beda tapi garing!!!
November 30th, 2008 at 4:49 pm
Saya sebenarnya merasa prihatin, sewaktu bom sebenarnya sya ingin mencegahnya, tapi saya menari2 dulu di taman bunga bersama wanita2, yang bersembunyi di balik pohon2.
November 30th, 2008 at 5:19 pm
MUJAHIDIN … MUJAHID … SAMPAI TUKANG JAHIT … Saia cuma respek sama tukang Jahit
Mujahid atau MuJahad mah orang jahad
December 1st, 2008 at 1:07 am
Terlepas dari siapa pelaku teror, kita tidak tau pasti motifnya apakah politis domestik, gerakan yang terintegrasi secara internasional, gerakan yang sistematis untuk mendiskreditkan agama tertentu? atau memang murni teror? dunia ini penuk trik busuk yang tega mengorbankan nyawa manusia sebagai alatnya untuk tujuan tertentu. Damai lah manusia semoga Allah membuka mata hati kita untuk kedamaian, membunuh iri, dengki, hasut, tamak, serakah, dendam, dan ankara murka dari hati kita
December 1st, 2008 at 4:41 am
waduh… kok perang lagi ya???
btw maaf ni mas , dah lama ngga blogwalking. lagi berjuang di dunia offline
silahkan mampir ke blog saya liat reportnya
makasih
December 1st, 2008 at 10:15 am
bukan islam yg gila.tp cr penyebabnya kla mslh teror tu, umat islam menyerang tu krn umat islam di india,afgan,ksmir,palestin dll dai bantai olh kafir,yahudi,hindu.TERORI TERBESAR ITU PD AMERIKA & ISRAEL.BUKAN DI ISLAM.OK.
December 1st, 2008 at 11:47 am
salutttt…. sejarah membuktikan dan bukti sudah didepan mata bahwa islam sendiri yang memulai pembantaian. ada di alquran dan hadis yang mengharuskan memerangi dengan jalan jihad bagi orang2 diluar muslim bahkan kalo perlu membunuhnya. islam modern menggunakan sura2 yang diturunkan di mekah tentang toleransi beragama untuk bisa mendapat simpati dari dunia luar. tapi di hatinya mereka menggunakan sura2 yg diturunkan di medinah yang memerangi dan intoleransi beragama(jihad) itu kalo mereka sudah kuat kekuatan militernya. jadi hal tipu menipu diijinkan oleh allah islam di alquran !!! megapa ???????????? dan hanya ketakutan mereka konspirasi kaum yahudi. padahal islam yang berkonspirasi ingin menguasai dunia. tapi kenyataan bahwa orang2 yahudi lebih pintar dan punya peradaban yang lebih maju dibanding islam
December 1st, 2008 at 1:29 pm
indi Berkata:
29 Nopember 2008 pada 7:11 am
Pemerintah india adalah teroris bagi umat muslim kashmir, tapi dunia bungkam seribu basa, tak ada yang membela umat muslim kashmir yang tertindas. Hentikan Terorisme oleh Negara kepada Umat Muslim di mana pun, Insya Allah akan menghentikan terorisme di dunia ini.
(hasil quote)
Orang-orang Islam itu emang punya bakat memberontak kok dengan berbagai alasan mereka memberontak tetapi dalam pikiran mereka selalu timbul keinginan bahwa “SEBELUM AKU DIBUNUH (kalau bener) LEBIH BAIK AKU MEMBUNUH LEBIH DAHULU” jadi mereka ciptakan berbagai prasangka dalam otak mereka lalu mereka wujudkan apa yang ada didalam otak mereka.Contoh udah banyak dengan alasan pemerintah otoriter atau tidak seiman (kafir) mereka lantas menganggap layak untuk memberontak dengan alasan penindasan.Sudah banyak contoh jadi tidak usah diperdebatkan lagi.
December 1st, 2008 at 3:23 pm
Jika benar yang melatar-belakangi tragedi mumbai adalah tuntutan dari sebagian kaum muslim kashmir yang merasa terdzalimi oleh India, maka yang dilakukan oleh mereka yg menamakan diri ‘mujahidin dekan’ adalah sebuah bentuk protes dan peristiwa itu tidak ada kaitannya dengan islam dan jihad. Sebab jika penduduk kashmir beragama non muslim maka pasti melakukan protes yg sama dengan membawa nama tuhan mereka. Coba anda semua bayangkan jika kasmir adalah israel atau vatikan yang berada di antara Pakistan dan India.
Setidaknya masalah kelompok Dekan hanya akan memicu saling tuding antara India dan Pakistan. Teror seperti itu tidak akan terjadi jika India dan Pakistan yg mempermasalahkan dataran Kashmir tidak segera diselesaikan dengan langkah2 diplomasi yang tepat. Penyelesaian dengan senjata hanya akan memperburuk kondisi penduduk di wilayah Kashmir.
Jikalau kelompok Dekan mewakili kaum yg tertindas di wilayah India sendiri, maka itu adalah urusan intern India yg mungkin saja sebelah dalam segala kebijakannya terhadap minoritas yg memang kebetulan muslim. Mugkin seperti gerakan-gerakan berbau separatis di Aceh, Maluku atau di Papua di mana mereka menganggap pemerintah pusat tidak adil dalam hal kesejahteraan terhadap daerah mereka, mereka merasa tertindas. Maluku, aceh, dan atau papua tidak sama dengan karakter manusia di asia barat sana, yg mayoritas arab, mereka tidak perlu menyeberangi laut jika ingin menuntut/protes terhadap pemerintah pusatnya,dan disana perdagangan senjata lebih bebas dibanding di sini.
Jadi, siapa di sini yang berotak dangkal sebenarnya..?