Ragu, gugup dan was-was ketika hendak sholat
Tulisan berikut ini adalah tentang bolak-balik baca niat berulang-ulang karena was-was, gagap di awal membaca niat ibadah, keraguan batal wudhu, perasaan gugup ketika memulai sholat, ragu-ragu beribadah, ragu-ragu diawal sholat, ragu-ragu jumlah rakaat sholat, dan was-was dalam sholat.
Anda pernah penyakitan was-was? Misalnya ketika akan ber-wudhu’, anda berdiri di depan pancuran/ keran air lama sekali; membaca niat, meluruskan maksud dan sebagainya-lah, atau anda hendak sholat tapi seolah-olah anda ragu tentang wudhu anda, niat anda dan bla..bla.. seabrek keraguan lainnya di benak anda.
Bisa jadi anda seperti orang gila yang berdiri lama di depan keran wudhu, atau seperti orang bingung yang berulang-ulang menetapkan niat di hati atau bolak-balik komat-kamit membaca niat, hingga orang-orang sudah hendak melakukan ruku‘, anda baru selesai baca niat dan buru-buru ikut ruku’.
Swer! Sumpah deh! Anda memang sudah GILA! Mau aja ditipu setan! Jika anda mau, mintalah teman anda untuk meruqiyah diri anda!! Kalo bisa sih ruqiyah sendiri, baca aja Qulhu, Al Falaq dan An Naas, Al Fatihah, Ayat Kursi, berpuluh-puluh kali sampai hati anda tenang.
Tinggalkan musik dan aneka bentuk nyanyian yang gak karuan, apapun jenisnya dari segala musik, juga termasuk nasyid-nasyid yang gak jelas! Ganti dengan mendengarkan murottal. Onani! nah, jauhi tuh.. gak tahu apa hubungannya, tapi kalo dijauhi akan ada keuntungan tersendiri, percayalah!
Anda camkan baik-baik bahwa anda adalah orang paling sinting yg berdiri lama-lama komat-kamit baca niat beratus-ratus kali sebelum wudhu/sholat..keraguan apapun jenisnya, itu dari syetan..
Kalo anda mau mencuri saja anda dengan mantap mengetahui bahwa mencuri itu perbuatan dosa dan mesti ditinggalkan, kenapa jika nada hendak sholat yang jelas perbuatan baik, mesti ragu-ragu?.
Persis orang gila yang ragu-ragu berdiri di pinggir jurang! Bahaya gak ya.. bahaya gak ya, akhirnya nyemplung juga karena kelamaan mikir, keburu angin bertiup ngedorongnya atau terpeleset karena nglantur ia..
satu kata: katakan TIDAK!!, pada segala keraguan, segala sawan pada indera-indera kita dan percayalah, pasti sembuh!!
Anda tahu sawan? ah menurut bahasa saya, sawan adalah suka melirik-lirik ke atas, ke kiri, menahan-nahan napas dari hidung hingga keluar sesenggukan persis TBC atau semacamnya yang berulang-ulang seolah tanpa sadar padahal 100% sadar pelakunya cuma gak bisa melawannya!
Katakan tidak dan jangan lakukan, perbanyak meruqiyah diri sendiri, perbanyak menuntut ilmu dan kurangi onani.
Pernah punya pengalaman? Atau masih punya was-was? Curahkan di sini! jangan sinting sendirian! Setiap penyakit ada obatnya! Sungguh!
Tulisan lainnya:


July 1st, 2008 at 10:38 pm
Mas maaf ya saya udah ngaji ke ustadz tetep aja saya sudah solat pengen solat lagi, wudhu lama, komat kamit kalo pas duduk. Gimana nih mas, saya masih ragu..
———————
masbadar: halo Afiif, jawab pertanyaan ini; udah tanya apa aja sama ustadz? dan udah dijawab apa aja? udah berapa ustadz kamu bertanya? ketika kamu banyak ragu dan komat-kamit gak jelas sebelum wudhu apa yg kamu komat-kamitkan? mantera? niat? atau lafadz-lafadz apa? Sorry, ini pertanyaan penting; apa kamu pernah belajar sesuatu dari ilmu2 hitam, ilmu-ilmu jin dsb? silahkan koment balik di blog ini dan tinggalkan email sehingga kamu bisa berdialog lebih lanjut, siapa tahu saya bisa membantu..
December 14th, 2008 at 10:45 am
Asslmkm.Wr.Wb, Saya juga sering was was. Pokoknya kalo lagi shalat bawaannya pengen dibatalin aja, padahal saya maunya nerusin shalat. Tuh gimana ya?
December 15th, 2008 at 8:58 am
@ibrakevin: Jangan dibatalkan. Teruskan saja. Bisa? Silahkan koment balik, apa yang membikin kamu ingin membatalkan sholat?
March 27th, 2009 at 4:10 pm
Saya sendiri juga gak tau… Hati saya mau shalat tapi otak saya ketika baru inget mau shalat aja rasanya udah deg2an…. Dulu waktu smp gak gitu, tp sekarang saya di sma dan sering was2 gitu…
March 28th, 2009 at 1:11 pm
@ibrakevin: hanya syetan yg selalu membisiki untuk meninggalkan segala hal kebaikan dan segala bentuk ketaatan. Syetan dari keturunan iblis bisa merasuki aliran darah manusia, karenanya mendekatkan diri dengan banyak baca bacaan bermuatan nasihat dan mengingat Allah SWT akan membantu mengobati rasa was-was, tinggalkan media-media yang membuat syetan makin betah merasuki jiwa kamu.
Syetan dari jenis manusia juga tak kalah banyak, karena bentuknya nyata maka tingkat was-was yang ditimbulkannya juga tak kalah dashyat, karenanya tinggalkan teman-teman yang tidak baik, hijrahlah dari lingkungan dan kungkungan suasana pergaulan yang rusak, lingkungan yang hanya kan membuat semakin kabur pandangan dan sikap terhadap keyakinan beragama.
Semoga membantu dan thanks sudah balik kemari, salam hangat..
October 12th, 2009 at 10:16 am
Mas,,sya jg kna pnykt was was..
Sy mmang g melafalkan niat,,nah gantimya hati sya yg melafalkn niat..
Dan itu lbh rpot,,krn sy slalu mrasa slah dalm mnybut dlm ht,,lalu sy hrs bgmana?
Apa dtabrak saja lgsg takbir wlw ht msh ragu?
October 12th, 2009 at 12:18 pm
@Dwi: Sholat itu ialah ibadah yang dilakukan dengan diawali takbir dan diakhiri dengan salam. Anda melafalkan takbirotul ikrom, itu sudah termasuk niat, Anda berangkat dari rumah ke masjid lalu berwudhu; apa itu belum ada niat?
Wallaahu a’laam.
October 12th, 2009 at 6:32 pm
Tp ad yg brkata klo yg dianggap niat ktk wudhu,brgkt k msjid it cm keinginan blum niat..
Brarti yg dimaksudkn niat dlm ht bkan dilafalkan dlm ht?Lalu sprti ap mas?
Sy btul2 rndu sholat khusyu,,mhon doany dr smua..
October 17th, 2009 at 7:03 am
Trkadang sya bs mlawan,tp lbh sering was was sy bgitu kuat,sampai sy bnr2 sulit mngatasinya..
Oh,,sya hrs bgaimana?
October 17th, 2009 at 9:21 am
@Dwi: Baca tulisan saya di atas baik-baik. Datangi ustadz terdekat, konsultasikanlah. Kalau sekedar browsing dan baca-baca artikel/nasihat tertulis tentu tidak cukup. Anda harus bertatap muka dengan orang yg bisa menasihati anda, hingga keraguan/was-was anda bisa hilang.
Tingkatkan instensitas sholat berjamaah. Sholat berjamaah akan mengurangi daya setan yang membisikkan keraguan dalam hati anda. Jangan menutup diri, pererat silaturrohmi sehingga banyak orang yang akan menasihati dan itu dapat mengurangis was-was.
Beralihlah dari pergaulan yg buruk, carilah lingkungan yg lebih religius dan sahabat-sahabat yang memiliki pemahaman agama yg baik.
Sesunguhnya tidak pantas bagi seorang muslim untuk ragu-ragu dalam melaksanakan ketaatan dalam urusan ad-dien. Dien itu haq, agama itu kebenaran; jangan ada was-was dan keraguan lagi dalam menjalaninya.
“Al Haqqu mirrobbika, fa laa takuunnaa minal mumtariin” AlBaqoroh: 147
October 17th, 2009 at 6:52 pm
Betul mas,,ktka sy brjamaah mmang was2 it lbh dpt dtekan..
InsyaALLAH sy akn coba brtnya scara lgsung..
Trima ksh mas..
Smoga Allah mlindungi kita dr bisikan syetan
October 17th, 2009 at 6:54 pm
Oh iy mas,,bgmana dngn prtanyaan sy sblumny?
Jd niat it sprti ap?
Jka niat it d dlm ht,bgmana mluruskanny?Dan mnbdakanny dr skdar keinginan?
October 19th, 2009 at 8:55 am
@Dwi: Niat atau bahasa Arabnya Al Qashdu, artinya: Keinginan, Maksud, Tujuan, Arah dan Tergerak untuk melakukan sesuatu, baik itu positif maupun negatif.” Secara istilah, Niat adalah tekad hati yang kuat untuk melakukan suatu perbuatan ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Niat memiliki 2 fungsi; 1. Jika niat berkaitan dengan sasaran suatu amal (ma’bud), maka niat tersebut berfungsi untuk membedakan antara amal ibadah dengan amal kebiasaan. 2. Jika niat berkaitan dengan amal itu sendiri (ibadah), maka niat tersebut berfungsi untuk membedakan antara satu amal ibadah dengan amal ibadah yang lainnya.
Belum paham juga? Silahkan googling, gunakan kata kunci: ‘fiqih niat’ atau pake kata kunci ‘niat*secara bahasa’ insyallah banyak bertebaran tulisan dan pembahasan tentang niat. Lebih jelas lagi,silahkan bertanya pada ustadz terdekat
October 27th, 2009 at 3:07 pm
Mas,Saya sudah btanya dngn kwan2 sy yg lbh dlam ilmu agmany,wlwpun blm k ustad scra lgsg..
Stlah dnasehati mmg was2 sy aga mmudar,,tp lama klamaan sy kmbli lg sulit untk niat,,krjaan sy hnya mngulang2 niat dlm hati..Sy slalu ga ykn apakah sy tlah niat solat dzuhur kah?Apkh sy sdh Lillahitaala?
Sy mrasa trjbak pd prmainan bhasa,,slalu mrasa niat sy krg tpat,,wlwpun sy tau sy hndak solat ap,,tp tngan sy sperti diikat shngga tdk bs bertakbiratul ikram..Sy sdar ini adlh klmahan akal,kbodohan,bhkan sy mrasa sy sdh stngah gila..
Tapi sy ingin smbuh..
Jd bgaimanakah solusiny?
October 27th, 2009 at 4:05 pm
@Dwi: Sudah maksimal usaha ente? Belum! Datangi ahli ilmu! ‘Fas’aluu ahladzdzkr inkuntum laa ta’lamuun’; datangi ahli ilmu jika engkau tidak mengetahui. Datangi ahli ilmu,pelajari ilmu, bukan ajaran yang berdasar katanya-katanya, dengarkan sendiri langsung bimbingan ahli ilmu, baca kitab hadis, telaah buku para ulama, datangi majelis ilmu! Ane dulu pernah seperti ente, dulu, mungkin 10 tahun yg lalu.. tapi hal itulah yg Allah takdirkan menjadi salah satu sebab ane mendatangi sumber ilmu, para ahli, membongkar perpustakaan , berdiskusi, kritis dalam bertanya, bukan taklid bukan cuma ngaji kuping, dsb..dsb.. Sudahkah ente demikian? Ana do’akan ente, semoga was-was segera hilang.
November 28th, 2009 at 1:42 pm
test komen mas
soale kalao komen biasae ilang
kalao gak ilang saya ikut nimbrung soal was-was sholat. kalao ilang ya percuma ngetik banyak tapi ilang
November 28th, 2009 at 5:27 pm
@eros: silahkan tulis, sy akan periksa koment anda, isnyallah akan tetap terbit..
December 19th, 2009 at 2:17 am
apa berarti sholat kita langsung saja takbir…?
di dalam hati pun tidak perlu mengucapkan niat?
atow bagaimana nih?
December 23rd, 2009 at 12:05 am
saya juga merasakan hal seperti itu,rasanya susah sekali untuk melksanakan solat,karena was-was itu,sebelum solat aja uda deg2an.karena was was,ampe2 ngucapi niat aja susahhhh bgt,ngucapin kata usholli aja susah,kaya orang gagap,dan pas niat slalu saya ulang2,pas sya niat slalu pkiran saya ke yg lain,sya paksaan g bsa,dan saya ulang2 trus tuh niatnya,pke bahasa indonesia lagi niatnya,akhirnya saya g takbir2,klo saya paksakan,pasti pngennya saya batali,pdahal saya pengen trus,bngung hrus gmna???
susah bgt untuk yakin
December 24th, 2009 at 5:53 pm
ALHAMDULILLAHIROBBIL’AALAMIIN
sholat saya udah mendingan,kalo saya pas takbir,mengucapkan kata ALLAHnya pada kata ALLAHUAKBAR saya lamakan dan saya ucapkan dalam hati niat solat,saya pke b.indonesia,DAN saya usahakan untuk terus
ttp saya ,asih sering membatalkannya,karena saya kalah dengan godaan setan.
semoga saja ALLAH SWT menolong kita semua dari segala godaan syetan yg terkutuk,di dalam segala hal,dan semoga saja sholat kita selalu di jaga oleh ALLAH SWT dari segala gangguan syetan yg terkutuk,agar kita tidak kalah dengan godaannya
aamiin yaa ALLAH
January 13th, 2010 at 5:44 pm
Assalamualaikum.Wr.Wb…Mas sy mw tnya nich pas sya mw wudhu sya slalu ragu2 pas mw baca bassmalah sy merasa ada yg kntut sy merasa d hatku ragu2 klw d trskan tkt bnr2 kntut?mohon jwbnnya mas
January 14th, 2010 at 9:11 am
@firman: kalo mendengar bunyi atau tercium bau, baru itu membatalkan, selain itu; tidak membatalkan.
June 6th, 2010 at 6:47 am
assalamualaikum,berkaitan dgn was-was,setiap sholat sllu was2,karna takut batal trus nnti jd resah jangan2 sholatnya tidak sah dan dihukum masuk neraka itu was2 yang muncul yang bikin hidup jadi tidak nyaman,,apa sih cara agar terhindar dari was2
July 25th, 2010 at 2:43 pm
Assalamualaikum..
Entah knapa sy mrasa ibdh sy slalu slah..Dlm kpala ni spt ad yg brbcra..”takbir km slah,bcaanny krg pas,niatny bkn lillahita’ala,krg srius,SALAH!” wlwpn ssudahny sy tau tdk ad yg slah,tp saat mmulai sy tkt klo trnyata mmg slah,mkany stiap sy pksakan brtakbir,sy btalkn lg..Bgmn crany
utk mngacuhkn bskan2 trsbt mas?
August 6th, 2010 at 9:08 pm
Mas badar, dulu jg pernah was-was seperti itu? Bgmn kemudian bisa terbebas dari hal tsb? Sudah berapa lama menderita rasa was2?
Mohon share-nya yg lebih detail dan lengkap, bisa ke email saya juga. Saya ingin sekali terbebas dari rasa was2 yg sudah mendera saya bertahun2.
Syukran sebelumnya..
August 7th, 2010 at 9:19 am
@all: nomor telepon hape saya terbuka jika ingin diskusi dan share tentang was-was.. penjelasannya sangat rumit dan panjang jika harus selalu di tulis di sini. Silahkan..
August 10th, 2010 at 7:16 pm
wah….mas lha kok yg nimbrung di blog nie cwok smwa ya,,,,lha q kn cwek nie jdi malu klo mw konsultasi,,,,ada biro konsultasi khusus cwek gk??????
August 11th, 2010 at 8:50 am
@intan: gak usah malu, tulisa aja curhatan kamu di sini. Anonim saja, jangan menyebutkan nama asli, alamat rt rw apalagi nomor hape. Just curhat, siapa tahu bisa saling sharing..
August 15th, 2010 at 9:33 pm
mas badar yang terhormat, was was sudah jadi makanan saya tiap mo shalat ato wudhu, saya sering mengulang2 shalat / wudhu, bisa saya shalat dhuhur sampe 4 kali. saya cuma takut masuk neraka, jadi saya ulang sampe hati saya merasa bahwa shalat/wudhu saya sudah sah, mohon pencerahan mas….trims
August 28th, 2010 at 2:57 pm
aslmkm.
saya sudah beberapa tahun ini mengalami was was, bermula dari keraguan akan rakaat sholat, berlanjut keraguan akan bacaan sholat, keraguan wudhu hingga diulang berkali kali karena merasa buang angin dan ada sesuatu yang keluar setelah buang air padahal sudah di cuci berulang ulang, sampai pada keraguan merasa aurat saya terlihat saat sholat (merasa kaki terlihat saat sujud, merasa ada rambut yg keluar dsb). sya sudah berusaha utk sembuh, berbagai cara sudah saya lakukan, ketika ragu akan wudhu saya mencari cara agar rasa ragu itu hilang namun hal itu hanya bertahan sementara karena setan menggoda wudhu saya dg cara yg lain, ketika saya merasa rakaat saya ada yang kurang saya gunakan jari saya utk menghitung (misal rakaat pertama, jempol saya agak di tekankan dan begitu selnjutnya) namun lagi2 setan menyerang dari arah lain saya merasa buang angin atau merasa ada sisa buang air (padahal sudah saya bersihkan berkali kali dan sudah saya keringkan) bahkan terkdang hal ini sya rasakan saat akhir sholat (saat tahyat akhir ataupun salam).
Sering saya menangis krn tidak tau lg bagaimana caranya bisa beribadah dg khusyuk. hal ini bukan saja terjadi saat sholat sendiri bahkan sholat berjamaah pun saya sering merasa was was (merasa batal). keluarga sudah mengetahui hal ini dan mereka selalu berusaha membantu sya dg menasehati dan mencibir saat saya wudhu berkali (saya tidak sakit hati dg cibiran mereka krn saya menganggap cibiran itu sbg terapi mental saya utk malu melakukan wudhu berulang ulang) tapi ternyata ragu-ragu itu makin kuat menggemnggam hati saya. bahkan lebih parah lagi saat sholat sendiri ketika baru selesai berdoa, terbersit pertanyaan “apakah saya sudah sudah sholat?” astaqhfirullah.
sya masih merasakan dulu adzan adalah panggilan terindah, wudhu benar2 memberikan kesejukan di tengah rutinitas sehari hari dan sholat adalah saat kita beristirahat melepaskan penat dan mengadukan semua yang terjadi di hari ini, tapi kini semua hanyalah masa lalu krn sekarang yang ada hanyalah rasa was was dan keragu raguan. saya bnr2 sedih akan hal ini.
tolong saran konkritnya mas?
terimakasih. wslmkm
August 28th, 2010 at 4:00 pm
@cahaya: saya turut prihatin dengan was-was yg menimpa hati anda. Anda mengawali perasaan was-was dengan keraguan jumlah rakaat sholat. Sebenarnya hal itu tidak harus terjadi jika saja saat itu anda mengetahui hukum lupa rakaat. Sesungguhnya Rasulullah SAW juga pernah lupa rakaat dalam salah satu sholat beliau, karenanya kemudian lahirlah sebuah hukum dari hadits beliau tentang sujud syahwi. Sujud sayhwi adalah dua kali sujud sebelum atau setelah salam karena lupa/ragu jumlah rakaat.
Nah, anda sudah faham maksud saya?
Orang yang ragu seperti orang yang berjalan dalam kegelapan, ia meraba-raba dalam kegamangan lalu menangis karena putus asa. Sesungguhnya Imam Syafii sangatlah mashur dengan ucapannya “Al Ilmu Nuurun wa nuurullaah laa yahdil ‘aasy” (Ilmu itu cahaya, dan cahaya Allah tidak akan memandu ahli maksiat..)
Anda butuh penerang yang memandu seluruh amal perbuatan anda dalam hidup, penerang itu adalah ilmu, ilmu yang akan menjamin segala keraguan hilang lenyap, seperti cahaya yang menghilangkan kegelapan.
Anda telah terjebak dalam satu was-was yang membuka banyak was-was lainnya. Kunjungi majelis ilmu terdekat, saatnya anda mengkoreksi amal ibadah anda, tanyakan segala ketidak tahuan amal ibadah yg meliputi rukun, hukum serta sunnah-sunnah serta keutamaannya.
Jika anda mengetahui sujud syahwi, dan tentu tidak akan was-was tentang jumlah rakaat, jika anda mengetahui hukum-hukum wudhu, rukun2nya, yg wajib dan yang sunnah, pembatal-pembatalnya, maka anda tidak akan ragu terhadap wudhu anda. Apakah anda mencium bau sesuatu atau mendengar sesuatu? anda akan bisa memastikan, anda tidak melakukan wudhu yang batal.
Jika anda mengetahui hukum-hukum, syarat-syarat, sunnah-sunnah dan rukun-rukun sholat, tentu anda tidak akan pernah ragu tentang aurat mana yang mesti ditutupi, bagaimana jika tersingkap, jika terlihat dan sebagainya dan sebagainya..
Nah, makin faham?
Saatnya anda kembali menginstropeksi kemapanan ilmu dan pemahaman fiqh ibadah anda. Selamat belajar, selamat ngaji lagi. Teruskan browsing di situs-situs Islam lainnya yang lebih ilmiyah, yang lebih menuntun anda kepada pemahaman ilmu, ilmu yang bersumber dari kitab Allah, sunnah-sunnah Nabi-Nya dan penjelasan para ulama.
Demikian, semoga membantu.
September 17th, 2010 at 8:58 pm
asalamualaikum,,,gni lho ustad….aq juga sering was-was ketika shalat n wudlu….aq tu sering mikir je ustad jika hisab nanti di akhirat itu nasibku bagaimana???n aq bayangin aq ketemu di neraka itu bagaimana????aq takut nerakanya Alloh….harap dibalas
September 21st, 2010 at 10:08 am
@handoko: Sudah sholat saja masih was-was? gimana bagi yang gak sholat..
? Was-was anda insyallah was-was yang wajar, sebuah ketakutan akan siksa Allah, meski anda sudah berusaha beribadah. Karenanya mari kita berdo’a agar anda dan saya selalu merasa takut akan siksa Neraka hingga tetap berusaha istiqomah dalam beribadah dengan benar dan ikhlas.
December 13th, 2010 at 4:37 am
Aslkm. Wrwb. Saya coba ikut solusi was-was. Namaku Fani, saya terkena was sudah lama yang menjalar ke mana-mana.
December 13th, 2010 at 8:22 am
@fani: semoga Allah segera memberi petunjuk kepada anda, agar was-was segera hilang.
February 23rd, 2011 at 1:36 am
Masalah was2 memang sangat sulit utk dibasmi, sy pun jga begitu, shalat suka diulang2, atau baca niat salah melulu(apa udah dibaca/blom)? haha pusing juga kita. alias stress. Syetan memang menggoda kita atau kita sdh kalah duluan, deg2an seblm shalat..hehe…Mungkin ada baiknya anda coba masuk tarekat yg sdh terpecaya dikota anda mungkin spt punya Abah Anom atau lainnya..Masalahnya syetan itu tdk bisa diusir sama ucapan ta’awuz versi kita, dia akan terus mendekam dihati anak Adam..Di tarekat anda diajarkan ilmu dgn bimbingan guru untuk membersihkan hati..termasuk was2. Kalo sdh bersih hati insya Allah rasa was2 akn berkurang dan shalat menjadi baik..lebih baik…sangat baik…akhirnya khusyu’ dan butuh proses lama.utk itu.Selamat berjuang dan semoga mendpt petunjuk…
February 23rd, 2011 at 9:08 am
@No Name: anda sudah ikut tarekat, masih was-was juga?
Kalo ucapan ta’awudz dari mulut kita sendiri tidak mempan? Mengapa Nabi SAW justru mengajarkan kita untuk membaca ta’awudz, tidak mengajarkan kita untuk dibacakan ta’awudz?
February 23rd, 2011 at 9:13 pm
Anda benar soal bacaan itu memang nabi yg mengajarkannya spy kita terbebas dr gangguan syetan dsb..tp bkn semudah itu langsung kita bisa usir unsur2 negatif, krn kita bkn nabi/aulia atau kekasih Allah yg tdk bisa syetan menggodanya..Liat saja kelakuan org2 yg sholat tiap hari ucapkan kalimt tsb apa ada hasilnya, rasanya jelas tdk, yg ada umat Islam saat ini saling hantam baik dinegri sendiri/luar negri..Soal tarekat sy hanya membacanya dan bertanya kpd ahlinya saja..Buku, video di youtube, dan banyak lagi ttg info tarekat di internet sangat menarik dan masih banyak lagi..Wassalam..
February 23rd, 2011 at 9:31 pm
Silahkan liat di youtube http://www.youtube.com/watch?v=7wsjoHlBBQo
Mengapa hati tak tenang dlm beribadah dipaparkan cukup panjang disini, syg kalo dilewatkan begitu saja..Dari bab 1 s/d 35..mdh2an anda bersabar mengikuti ceramahnya..Salam
February 24th, 2011 at 9:02 am
@No name: bukankah Islam itu mudah? Amal dan pahala itu ada tingkatannya, sesuai ilmu dan keikhlasan. Di antara orang yang sholat, ada yang mendapatkan 100% pahala,ada yg 50% ada yang 25 % dst..dst. Masalah saling hantam, saya tidak sedang bicara “saling hantam” gara-gara was-was ini. Setahu saya di Indonesia umat Indonesia tidak “saling hantam”, kalo sekedar berbeda pendapat, itu hal biasa. Soal tarekat, silahkan anda ikuti kata hati anda saja, mungkin “jalan tarekat” anda anggap sesuai dengan kata hati, tapi bagi saya tidak
. Kalo sekedar menyuruh baca, nonton youtube dan browsing di internet, semua juga bisa menyuruh
Bisakah anda jelaskan lebih detail agar semua orang tahu bagaimana “jalan tarekat anda” mengatasi was-was dan keraguan dalam hal ibadah? Saya tunggu lho..
February 24th, 2011 at 11:08 am
Thanks atas tanggapannya, sdh saya beri infonya tinggal di follow up saja, apa sy menyuruh tergantung persepsi masing2..silahkan liat, gali informasi sebanyak mungkin ttg kenapa sholat gak khususk(was2) ditinjau dr ilmu fiqih dan ilmu tarekat, dua2nya saling melengkapi.mudah2an dpt pencerahan/taufik dr Yang Maha Kuasa..Tdk rugi mencari tau, krn bisa saja itu jwbn yg kita cari..Yg jelas hati itu memang hrs dibersihkan dulu, basicnya…spt Nabi kita waktu naik ke hadhirat Tuhan hatinya sampai dibersihkan 4 kali..pernah bacakan..,pdhal beliau levelnya Rasul ..nah bagmana dgn kita..?.sdh terjawab..Tdk ada usulan mesti masuk tarekat..yg penting mrk bisa memberi informasi yg kita butuhkan, juga buku2+di internet..Selamat berjuang…Jgn lupa ditengok alamt youtube tsb diatas..mdh2an dpt pencerahan..Salam hangat utk semua pengunjung blog ini…Good topic..Thanxxx
February 24th, 2011 at 11:21 am
@No name: yang punya blog kok gak dikasih salam hangat juga
..?
March 9th, 2011 at 8:54 pm
Ayeuna mah pasrah wae ka Allah, lamun aya bisikan2 nu teu puguh mah, montong d déngékeun,masalah di tarima ibadah mh mung Allah nu apal,nu penting urang tos ngalakonan kawajiban..mugia Allah nampi kana amal sareung ibadah abdi..hampura abi yaa Allah umpmi shalat abi teu bener..
April 7th, 2011 at 6:17 am
A’udzubikalimatillahittammaati min syarri ma kholaq..
Bismilaah..
Assalamu’alaikum…
“Sesungguhnya tipudaya syaitan itu lemah”
Tidaklah seseorang itu ditimpa penyakit was-was melainkan karena ada keimanan didalam hatinya yg syetan ingin menghancurkannya dengan meniupkan rasa was-was di dalam hatinya ( Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin )
“dan orang beriman itu pelindungnya adalah Allah” ( QS Al baqarah )
“Dan janganlah kamu merasa lemah dan bersedih hati, karena kamu paling tinggi derajatnya jika kamu orang yang beriman” ( QS Ali Imran )
Sekarang ana dalam upaya penyembuhan penyakit was-was dengan tidak memperdulikan dan tidak mengikuti was-was syaitan ( Semoga Allah memberi kesembuhan pada ana dan antum smw ). Dengan terus berusaha untuk melawan was-was syaitan ini, ana berusaha untuk selalu yakin bahwa Allah tidak akan pernah mendzalimi hambaNya dan menyia-nyiakan usaha hambaNya, karena Allah sesuai dengan persangkaan hambaNya. Cukuplah Allah Sebagi pembalas dan pelindung bagi ana.
Dan tidak ada kekuatan untuk menjalankan ketaatan dan tidak ada kekuatan untuk menjauhi maksiat melainkan smwnya karena Allah.
April 12th, 2011 at 7:36 am
mas…ada alamat e-mail atau no hp ga?
April 13th, 2011 at 8:48 am
@singgih: ada di buku tamu..
April 14th, 2011 at 8:15 pm
mas,dalam ilmu fiqih…boleh ga sih,low misalnya seseorang yang dari rumah mau ke masjid niiat shalat terus masuk masjid terus ada yg lg berjama’ah, orang tersebut lgsung takbir tanpa mengucapkan niat lagi dalam hati?
April 15th, 2011 at 8:40 am
@singgih: Sholat itu ibadah yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Kalo ente sudah bertakbir, ente insyallah sudah berniat. Wallaahu a’lam.
April 16th, 2011 at 10:20 pm
MAs,bisa cerita dulu pas terkena was-was dan pengobatannya ke e-mailku ga….?
April 21st, 2011 at 3:23 pm
aku jg mau mas kirim ke emailku, ceritain pas dulu kena was2, dan gmn pengobatannya hingga bs sembuh. trims sblmnya
April 21st, 2011 at 8:29 pm
nur,anda juga terkena was-was? bisa kirim no hp kmu ke e-mail aku ga? alamat e-mailku di singgih_ade_k@yahoo.co.id
April 27th, 2011 at 9:11 pm
salam kenal Mas……..ceritain dong Mas pas dulu terkena was2 dan pengobatannya….??????buat Singgih dan Nur juga email ke omponk84@yahoo.com yah……sy hmpr putus asa Mas, setiap wudlu n sholat, pasti was2, entah serasa buang angin ato lupa rukunnya udah dilakuin apa belum, dan setiap sy mengulangnya, pasti was2 itu dtg lagi….sebenernya sy udah tau hukum was2 dalam ibadah, pernah baca hadist Nabi yg ” jgn kau berpaling sebelum kau dengar suaranya ato tercium baunya” tp sy takut kalo keyakinan sy itu salah….maksudnya sy bener2 kentut walau tidak bersuara ato tidak berbau….jd sy ulang wudhlu n sholatnya, bisa 3 sampe 4 kali. Trus mslh lupa rukun, sy udah berusaha khusuk plus konsentrasi, tp kenyataannya ttp lupa…..misal udah rakaat 3, msh kepikiran “td udah tasyahud awal belum yah…?” trus waktu duduk diantara dua sujud, masih kepikiran ” td udah rukuk belum yah…?…sy udah berusaha menangkal itu dengan sholat berjamaah, emg sih mslh lupa rukun bisa teratasi, tp mslh was2 buang angin belum teratasi, alhasil setelah shalat jamaah, saya salat lagi dirumah…..parah bgt kan…????tulah Mas yg menjadi ganjalan di hati saya, saya mengulang2 wudhu n shalat saya semata2 sy takut neraka Mas, takut azab Allah……..jadi semua sy ulangi sampe hati sy merasa sholat sy diterima…..penyakit ini sy alami udah hampir 3 tahun ini Mas……mohon pencerahannya y Mas….tx b4
April 28th, 2011 at 8:39 am
@all: jika butuh diskusi real: 081398818119, di luar jam kerja. No SMS no email. Trims.
May 1st, 2011 at 12:58 pm
jam kerjanya mas jam brapa?
June 30th, 2011 at 11:43 pm
maaf nih mas,no sms berarti sya hrus nelpon donk,yah mahal mas,sya kan blom kerja
July 1st, 2011 at 4:04 pm
sorry mas aku sering banget was2 seperti itu dan kadang saya suka ragu akan kentut ssering sekali saya mengulang solat karena hanya hal itu tapi saya suka ragu apakah itu kentut atau bukan dan yg akhirnya saya memutuskan utk wudhu lg dan mengulang solat mohon bantuannya
July 1st, 2011 at 6:20 pm
@aldi: pertanyaan anda sudah ada jawabannya di diskusi di atas. Silahkan baca semua komentar yang ada.
August 7th, 2011 at 1:32 pm
Assalamualaikum,
Mau share aja. Saya juga dulu sempat terkena penyakit was was kalau mau sholat. Sakin parahnya bisa 1 jam hanya untuk ulang2 sholatnya. Ini disebabkan krn ketidak tahuan saya mengenai niat dalam sholat. Dulu saya beranggapan kalau sholat mesti lafalkan niat walaupun dalam hati. Sehingga pas baru mau mulai atau diawal sholat kepikiran terus tadi niatnya udah benar atau blm.
Alhamdulillah, setelah dengar2 ceramah tentang tata sholat, baru deh bisa sholat dgn tenang. Karena kata ustad tidak ada itu baca niat kalau mau sholat baik di lafalkan mau pun dalam hati. Karena pada saat kita ambil wudhu aja itu kita sudah niat buat sholat bukan???? jadi tdk usah di ucapkan lagi pas mau sholat langsung aja berdiri menghadap kiblat terus takbir deh. Sepeti mau makan aja,apa perna kita mau makan niat dulu???? yang ada langsung aja makan kalau mau niat makan.
August 7th, 2011 at 2:02 pm
Saya mau share aja tetntang pengaloama saya terkena was was.
Dulu setiap sholat selalu ada perasaan ragu-ragu tentang niatnya,
selain itu juga tentang bacaan dalam sholatnya betul apa tidak.
Alhamdulillah setelah cari tahu dengan mendengar ceramah ustad
sekarang tidak lagi.
Karena melafalkan niat itu sebenrnya tidak ada tuntunannya dalam
hadist. Bahkan ada hadist (saya lupa) yang menyuruh kita tetap
melanjutkan sholat walaupun kita ragu-garu dan bukannya membatalkannya.
Nanti diakhir sholat baru di lanjutkan dengan sujud shawi.
Sujud sahwi itu akan menyempurnakan kekurangan sholat kita kalau
ada rukun yang tertinggal dan kalau ternyata tidak ada, maka
sujud shawi itu menjadi penghinaan bagi setan yang menggoda kita
dalam sholat.
Bukankah pada saat kita mau sholat pastinya ambil wudhu dulu, dan
pada saat itu sebenarnya kita sudah niat mau sholat. jadi ngapain
pas mau sholat niat lagi??? langsung takbir aja. Saya kalau dalam sholat ragu,
saya ingatin aja diri saya tentang perintah nabi dalam hadits yang memerintahkan
kita melanjutkan sholat walau ragu-ragu dan bukan membatalkan.
kalau saya batalkan berarti saya sholat karena syetan bukan karena Allah
karena saya sudah mengabaikan hadits nabi yang memerintahkan kita tetap
sholat walau ragu-ragu.
Itu saja cara saya mengatasi was-was.
Mari kita beribadah kepada Allah berdasarkan ilmunya (menurut tuntunan hadits)
bukan menurut apa kata hati dan pikiran kita. Karena ibadah yang diterima itu kalau
dilaksanakan menurut ilmunya (tuntunannya dalam hadits dan Al-Quran).
Mau amalannya baik menurut pikiran kita atau menurut semua orang kalau tidak ada tuntunannya,
maka akan tertolak amalnya yang ada dapat capeknya aja.
maaf kalau ada yang salah dalam penjelasan saya dan tolong diluruskan.
September 23rd, 2011 at 2:29 am
assalamu’alaikum. mas blh tdk sms saja, karna sy perempuan kalo telfon tdk enak. sy juga punya penyakit itu. wudhu sering batal, saat hendak sholat sering ragu niatnya. trus pas sholat juga aku ngrasa apakah aku udah mantep niatnya belum nih? tus aku btalin lagi . ulang2 ta’awud dan basmalah beulang kali… Ya Allah… rindu pengen punya shalat khusyu’. dulu nt kena pnyakit ini berapa lama? trus ngajinya sama siapa? dan buku apa yg dibaca. syukron katsir…
September 23rd, 2011 at 8:54 am
@sssyyy: email aja ya ke masbadar@gmail.com, insyallah sy luangkan waktu untuk menjawabnya..