Pelajar vs wartawan di SMAN 6 Jakarta
Konon tawuran pelajar sudah menjadi budaya di Indonesia, terutama Jakarta. Begitu pula yang terjadi kemarin, sudah jadi tradisi katanya.
Link berita tawuran terkait bisa dilihat di sini: >>tawuran sman 6 dan wartawan 2011<<
Kalo sudah tradisi, maka perlu kesungguhan dan kesabaran semua pihak yang terkait untuk merubahnya.
Saya tidak tahu yang sebenarnya di lapangan, tetapi dari beberapa sumber yang saya baca, para wartawannya pun tidak sepenuhnya menjadi pihak yang menjadi korban hingga sepenuhnya bisa dibenarkan. Miris sekali melihat generasi muda dengan “darah muda”nya yang tidak terkendali, miris juga melihat pihak media yang mungkin kurang teliti (semoga tidak ya) melihat tempat-tempat ‘angker’ sarang macan-macan muda, sehingga peliputan tidak bisa dibedakan dengan peliputan/aksi peliputan damai di tempat-tempat tawuran lain. Turut bersedih bagi rekan-rekan wartawan yang terluka (luka fisik mungkin capat sembuh, kesal di hati semoga tidak menjadi dendam).
Semoga adik-adik kita di SMA itu kelak tidak harus kehilangan banyak kesempatan dan nama baik sebab kini dengan social media yang mampu menyebarkan aneka sisi pemberitaan kasus itu telah banyak melahirkan ‘penghakiman’ yang berlebihan.
Setidaknya langkah terbaik adalah penyelesaian dengan jalan damai dan kekeluargaan, sehingga apa yang semestinya dibenahi dari kedua belah pihak bisa segera dilakukan secepatnya.
sumber foto: http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1616524p.jpg

September 21st, 2011 at 8:01 pm
Indonesia + The Wild wild West
September 21st, 2011 at 9:36 pm
Ngeri dengan keadaan pendidikan skrg, anak2 sekolah skrg khususnya indonesia harus banyak membaca pendidikan agama dl sblm ke kurikulum umum,,,
September 22nd, 2011 at 8:22 am
@eri: di kurikulum kan sudah ada PAI, di rumah pastinya juga ada ortu, di lingkungan pasti ada masjid dan DKMnya, remaja masjid, dsb, di tv ada ustadz-ustadz, kurang apa hayo?
September 22nd, 2011 at 8:28 am
@wisnu: dah damai tuh..
September 22nd, 2011 at 1:43 pm
wahh dunia memang sudah berantakan nich,,,, katanya anak sekolah tapi berpendidikan preman ya…
huhuhuh
September 22nd, 2011 at 1:57 pm
tawuran terus kapan majunya nich negara
September 22nd, 2011 at 3:36 pm
@andinoeg: kalo dah berhenti tawuran..
September 22nd, 2011 at 3:38 pm
@agen: Pr diknas yang tidak pernah selesai..
September 23rd, 2011 at 7:19 am
harusnya kalo berani satu lawan satu aja…jangan keroyokan
September 23rd, 2011 at 8:53 am
@twonovembr: yang namanya tawuran dah pasti kroyokan
September 25th, 2011 at 12:07 am
apa harus di adakan tawuran sebagai ektrakulikuler yah
October 16th, 2011 at 11:05 pm
perasaan di sekolah gk ada jadwal pelajaran tawuran
October 22nd, 2011 at 4:43 am
Wah pendidikan perlu di perhatikan ini, bukannya belajar malah tawuran