desain rumah | software rancang bangun | CAD simpel sederhana | software 3d paling gampang| 3D home architech deluxe| cara cepat bikin blue-print rumah | software arsitek

Tulisan sebelumnya:

  1. Desain Home CAD sederhana
  2. Tekhnik Dasar

Langkah-langkah Membuat sebuah Floorplan

  • Dimulai dengan menggambar dinding, jika anda menggambar keseluruhan floorplan, buatlah dinding exteriornya terlebih dahulu. Buatlah framework dinding exterior dasarnya terlebih dahulu untuk membuat lahannya secara keseluruhan. Begitu anda telah membuat framework dinding exterior, anda dapat menyesuaikan tinggi dinding dengan mengubah ukuran atau menggesernya. Jika anda menggambar sebuah remodel plan (plan yang bisa dibentuk ulang), anda mungkin akan ingin menggambar beberapa ruang saja. Dimulai dengan menggambar dinding yang menutupi ruangan pertama kali dan kemudian gambarlah dinding yang memisahkannya.
  • Begitu anda telah memposisikan dinding hasil desain anda, anda pasti ingin menempatkan pintu dan jendela dalam plan anda.
  • Buatlah kabinet di dapur dan kamar mandi sehingga bak mandi dapat ditempatkan di sana.
  • Tempatkan object object fixture dalam plan anda untuk mewakili perabotan, bak mandi dan berbagai perkakas anda.
  • Letakan object-object furnitur anda untuk mendemonstrasikan bagaimana plan anda berfungsi bagi anda.
  • Jika dibutuhkan, tempatkan simbol-simbol kelistrikan seperti outlet, saklar, dan lampu. Anda juga dapat menambahkan ilustrasi pengkabelan dengan cara menghubungkan simbol-simbol kelistrikan.

Kategori “Bagaimana Cara……?”

Cabinet
Cabinet digunakan untuk membuat lantai dasar, dinding, soffit, rak, dan full height cabinet. Kabinet standar, kabinet berujung radius, kabinet berujung peninsula dan kabinet berujung didukung oleh program ini. Kustomisasi cabinet menyediakan banyak jenis dan konfigurasi virtual kabinet. Full height cabinet digunakan untuk membuat rak buku, atau rak khusus dan kombinasi Cabinet.

Jenis-jenis Cabinet:

  • Base Cabinet,Base cabinet berdiri pada lantai dan pada umumnya digunakan untuk membuat dapur standar dan kabinet kamar mandi.
  • Wall Cabinets,Cabinet dinding pada umumnya digunakan untuk membuat kabinet di atas kabinet base standar pada sebuah dapur.
  • Full Height Cabinets, Full height cabinets berdiri di atas lantai dan pada umumnya digunakan untuk meletakan perabotan permanen, membuat lemari makanan, rak buku dan lain-lain.
  • Soffit, Soffit digunakan untuk menutup celah di antara kabinet wall cabnet dan plafon (langit-langit). Soffit juga dapat digunakan sebagai fitur yang berdiri sendiri, membuat langkah langit-langit di sekitar ruangan.

Membuat Cabinet
Cara membuat kabinet:

  1. Klik tombol Cabinet Mode pada tolbar.
  2. Klik tool Cabinet secara sepesifik pada toolbar setelah kiri.
  3. Klik lokasi anda akan meletakaanya. Catatan: cabinet hanya dapat dibuat pada tampilan plan saja.

Merubah Ukuran Cabinet
Cara meubah ukuran kabinet dalam tampilan Plan:

  1. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
  2. Klik kabinet untuk memilihnya. Tiga point sebelah luar, satu point pusat dan satu point rotasi segitiga akan muncul.
  3. Klik dan seret salah satu dari tiga point untuk me-resizenya.

Cara meubah ukuran kabinet dalam tampilan 3D:

  1. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
  2. Klik kabinet untuk memilihnya. Empat point luar dan satu point center akan muncul.
  3. Klik dan seret salah satu dari empat point luasr untuk meresize.

Catatan: jika anda tidak bisa merisize kabinet, mungkin disebabkankarena terlalu dekat denganobjek yangada, dinding atau lantai. Tarik centerpointnya menjauh dari objeck, dinding atau lantai kemudian re-sizelah.kabinet jiga dapat di resize sesuai kemauan anda dalam kotak dialog Cabinet Spesification.

Memindahkan Cabinet
Memindahkan cabinet dalam tampilan Plan:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik sebuah kabinet untuk memilihnya. Tiga point luar, satu centerpoint dan sebuah point rotasi segitiga akan muncul.
c. Klik dan tarik centerpoint.
a. Catatan: untuk menggeser kabinet sesuai kebutuhan, tahan tombol CTRL sementara menngeser.

Memindahkan cabinet dalam tampilan 3D:
a. Klik to,bol SelectionMode pada toolbar.
b. Klik pada sisi kabinet untuk memilik permukaan, empat point luar dan satu centerpoint akan muncul. Jika anda tidak bisa memilih sisi yang akan digeser, anda harus merubah possisi kamera untuk memampilkannya dan pilih sisi tersebut.
c. Klik dan seret centerpointnya.
a. Catatan: jika anda tidak bisa menggeser salah satu kabinet, hal ini mungkin dikarenakan teralu dekatnya objek yang ada.

Menghapus Cabinet
Menghapus cabinet dalam tampilan manapun:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik pada kabnet untuk memilihnya.
c. Klik Delete Tool, pilih Cut dari menu Edit atau tekan tombol DELETE pada keyboard.

Merotasi Cabinet
Cara merotasi Kabinet:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik objek untuk memilihnya. Sebuah segitiga akan muncul pada salah satu ujungya.
c. Letakan kursos pada segitiga tersebut dan ia akan berubah menjadi kursosr rotasi (panah bulat)
d. Klik dan tahan tombol kiri mouse sementara menggesernya dalam gerak berputar.
e. Lepaskan tombol mouse.
a. Catatan: perotasian salah satu objek hanya dapat dilakukan dalam tampilan Plan.

Mengkustomisasi
Membuat Custom Cabinet
Cara membuat Custom Cabinet:
a. Klik tombol Cabinet Mode pada toolbar. Sekumpulan tool-tool cabinet akan muncul pada sebelah kiri toolbar.
b. Pilih salah satu jenis kabinet dari tool-toll yang tersedia.
c. Klik mouse dalam plan untuk meletakan cabinet.
d. Pilih tombol Selection Mode pada toolbar.
e. Klik dua kali pada cabinet. Dialog Cabinet Specisikation akan muncul.
f. Dalam kotak dialog kabinet, preview kabinet akan muncul di sebelah kanan. Klik pintu atau penggambar pada preview kabinet untuk memilih item yang ingi anda kustomisasi.
g. Klik panah bawah ke arah kanan entry field jenis item. Pilih jenis kabinet dari menu. Sesuaikan setting kabinet yang lain jika dibutuhkan.
h. Klik tombol OK
a. Catatan: jika sebuah item tidak dapat dirubah karena ukuran kabinet yang diinginkan untuk menempatkan item tersebut, anda harus menghapus item-item yang lain dengan meimilihnya pada tampilan preview dan mengklik tombol Delete. Jika anda ingin menambahkan atu menyisipkn preview dan pilih point yang akan disisipkan. Untuk menambahkan item, klik tombol Add New.

Membuat End Cabinet
Cara membuat end cabinet:
a. Klik tombol Cabinet Mode pada toolbar.
b. Pilih tool Base Cabinet, tool Wall Cabinet, tool Full Height Cabinet pada kanan toolbar untuk meletakan jenis kabinet yang sesuai.
c. Geser kursor ke lokasi di didi cabinet yang ada dan klik untuk meletakan kabinet. Pembuatan sebuah end kabinet atau radius end kabinet membutuhkan satu sisi belakang untuk di sambungkan ke dinding attau kabinet lain. Pembuatan kabinet radius peninsula, anda perlu merotasi kabinet tersebut sehingga bagian belakang terhubungkan ke kabinet yang lain.
d. Klik tombol Selection Mode dari toolbar.
e. Klik 2 kali pada kabinet. Dialog Cabinet Spesifiaction akan muncul.
f. Klik tanda panah ke bawah ke arah kanan area yang ditandai “Special”.
g. Pilih salah satu jenis end kabinet dari menu yang muncul.
h. Klik tombol OK.
a. Catatan: kedalaman cabinet mesti sama ukurannya atau lebih besar dari lebarnya untuk merubah ke dalam kabinet jenis end atau radius.

Warna

Merubah Warna Object Color
Cara merubah warna sebuah object dalam tampilan plan view:
a. Pilih perintah Plan View Color dari menu Options. Kotak dialog Plan View Colors akan muncul.
b. Klik pada tanda panah ke bawah ke arah kanan salah satu nama object. Menu warna akan muncul.
c. Untuk menampilkan warna yang tambahan yang lainnya, klik dan tahan tombol kiri mouse dan tarik kursor ke atas tau ke bawah menu warna. Warna akan tergulung dan menampilkan warna-warna yang lain. Pilihlah salah satu warn yang anda kehendaki.
d. Klik tombol OK
Cara merubah warna sebuah object dalam tampilam 3D view:
a. Klik tool Adjust Color pada toolbar.
b. Klik objek yang anda ingin rubah. Dialog Adjust Color akan muncul.
c. Sesuaikan salah satu atau lebih beberapa slider hingga anda ketemu warna yang cocok.
d. Anda dapat merevert ulang pada warna semula dengan meng-klik Revert.
e. Jika anda sudah selesai, klik OK.

Memodifikasi Warna
a. Klik tool Adjust Color pada toolbar
b. Klik objek yang ingin anda rubah, dialog Adjust Color akan muncul
c. Klik tanda panah scroll bar warna R (Red), G (Green), atau B (Blue ke atas/ke bawah
d. Klik pada panah kanan kiri pada scroll bar Brightness and Contrast. Mengklik panah kanan akan meningkatkan tingkat kekontrasan dari warna yang terpilih
e. Anda dapat merevert ulang ke warna semula dengan mengklik Revert
f. Klik OK

Menghapus Warna
Cara menampilkan warna hitam/putih:
a. Pilih perintah Color Off/Color On dari menu Window.
a. Catatan: Begitu perintah Color Off dipilih, perintah menu terubah menjadi Color On. Pilih perintah Color On dari menu Window untuk menampilkan warna.

Pengertian Warna 3D
Ketika menggunakan warna dalan 3D, elemen-elemen objek terhubungkan bersama untuk menyediakan modifikasi keseragaman warna. Ketika anda merubah warna sebuah meja, anda memilih warna keseluruhan objek, yakni warna furniture kayu. Untuk mengetahui element objek apa saja yang sedanganda gubah, nama objek akan terlihat di sebelah atas preview warna pada bawah kanan dialog Adjust Color.

Dinding, lantai, papan hias, dan casing memiliki warna-warna kedua, yang mana memungkinkan anda menspesifikasikan warna alternatif. Untuk mengunakan warna kedua, anda musti memilih salah satu dinding, lantai, moulding, casing dalam sebuah tampilan 3D menggunakan tool Select Color. Dialog Adjust Color akan muncul. Pilihlah opsi Use Second Color untuk memilih atau memodifikasi warna sebagai warna kedua (sekunder). Penggunaan opsi warna kedua menspesifikasikan aplikasi warna kedua kepada objek dalam ruang yang respektive.

Dimensi
Garis dimensi dapat digambar untuk menentukan jarak di antara dua dinding yang paralel. Dimensi exterior dapat dibut secara instan untuk keseluruhan floorplan.

Menampilkan Dimensi Exterior
Cara menampilkan garis dimensi:
a. Klik tombol Mode Dimensi pada toolbar
b. Klik pada tool Exterior Dimensi pada sisi kanan toolbar.
i. Catatan: mestinya tidak ada celah antara dinding exterior yang melingkupi rumah untuk dimensi exterior agar berjalan benar.

Membuat Garis Dimensi (Dimension Line)
Cara menggambar garis dimensi:
a. Klik tombol Dimension Mode pada toobar.
b. Klik tool Interior Dimension.
c. Klik dan tahan pada dinding. Sementara nda menahan tombol mouse ke bawah, tariklah dinding paralel yang lain.
d. Jika anda menemukan dinding paralel, naikan tombol mouse.
a. Catatan: garis dimensi hanya dibuat di antara dua dinding yang paralel.

Mengukur Jarak
Cara mengukur jarak:
a. Klik tombol Dimension Mode pada toolbar.
b. Klik pada lokasi yanganda ingin mulai mengukur ruangan. Sambil tombol mouse ditahan, tariklah ke lokasi yang dikehendaki untuk menentukan jaraknya.
c. Sementara an damenahan tombol mousem kotak status pada toolbar akan menampilkan jaraknya. Teruskan menahan tombol mouse, untuk menahan tampilnya pengukuran.
a. Catatan: tampilan nomor akanmuncul pada kotak status di toolbar ketika anda melepaskan tombol mouse. Jika pengukurannya dibuat antara dua dinding yang paralel, salah satu garis dimensi manual akan tetap terlihat.

Menggeser sebuah Garis Dimensi
Cara Menggeser garis dimensi:
a. Klik tombol SelectionMode pada toolbr.
b. Klik pada sebuah garis dimensi untuk memilihnya. Sebuah centerpoint pada garisi dimensi akan muncul.
c. Klik dan tarik center point tadi untukmengeser garis dimensi.
a. Catatan: garis dimensi horisontal hanya dapat di geser secara vertikal dan garis dimensi vertikal hanya dapat di geser secara horisontal.

Menghapus Garis Dimension
Cara menghapus garis dimensi:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar
b. Klik garis dimensinya untuk memilihnya
c. Klik tool Delete, pilih Cut dari menu Edit dan tekan tombol DELETE
Pintu
Pintu/ arah tanda arah pintu diletakan di dinding yang ada. Pintu standar, pintu sliding, pintu pocket, pintu bifold, pintu garasi dan “library” berbagai jenis pintu serta berbagai model doorway tersedia dan terdukung dalam program ini. Ukuran dan arah bukaan pintu dapat di sesuaikan. Ketika dibuat, pintu standar disesuaikan dengan doorway (bukan pintu) jika tidak arah bukaan akan dispesifikasikan.

Membuat Pintu/ Doorway
Cara menempatkan pintu atau doorway:
a. Klik tombol Door Mode dari toolbar.
b. Klik pada tool Pintu yang anda inginkan pada sisi kiri toolbar.
c. Letakan kursor apda tembok. Klik untuk meletekan pintu atau doorway.
i. Catatan: pintu hanya dapat dibuat dalam tampilan Plan. Pembuatan pintu standar pada salah satu dinding secara otomatis akan membuat doorway.

Merubah Ukuran Pintu
Cara merubah ukuran pintu dalan tampilan Plan:
a. Klik tombol Selection Mode pada Toolbar.
b. Klik salah satu pintu untuk memilihnya. Dua endpoint dan satu centerpoint akan muncul.
c. Letakan kursor pada endpoint. Klik tombol kiri mouse dan tariklah untuk merubah ukurannya.

Cara merubah ukuran pintu pada tampilan 3D:
a. Klil tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik salah satu pintu untuk memilihnya. Empat outerpoint dan satu centerpoint akan muncul.
c. Klik tombol kiri mouse dan tarik mana saja dari salah satu point outer untuk merubah ukurannya.
a. Catatan: pintu berubah ukuran lebaranya secara simetris. Jika anda tidak dapat merubah ukuran salah satu pintu, mungkin disebabkan karena terlalu dekatnya objek yang ada, misalnya dinding atau tembok. Tariklah centerpoint pintu jauh-jauh dari objek, kemudian ubahlah ukurannya. Pintu juga bisa di rubah ukurannya secara bebas dalam kotak dialog Door Specification.

Menggeser Pintu
Cara menggeser pintu dalam tampilan plan atau 3D:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik salah satu pintu untuk memilihnya. Sebuah centerpoint akan muncul.
c. Klik dan tarik center point untuk menggeser pintu. Pintu yang ada hanya dapat digeser sepanjang dinding saja.
a. Catatan: jika anda tidak dapat menggeser salah satu pintu, mungkindisebabakan terlalu dekatnya objek atau dinding.

Membuka Pintu
Cara membuka pintu standar ialah:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik salah satu pintu untuk memilihnya. Dua endspoint dan sebuah centerpoint akan muncul.
c. Dari endspoint, klik tombol mouse kiri dan tarik jauh-jauh dari dinding ke arah mana anda ingin membuka pintu.

Cara menyesuaikan derajat pembukaan pintuk standar
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik salah pintu untuk memilihnya. Lihat instruksi di atas pada pembukaan pintu.
c. Untuk menyesuaikan derajat bukaan pintu, geser kursor ke arah tnada segitiga pada ujung pintu yang terbuka. Kursosr akan berubah menjadi panah berputar.
d. Klik tombol kiri mouse dan tarik posisi bukaan yang diinginkan.

Menghapus Pintu
Cara menghapus pintu dalam tampilan plan:
a. Klik tombol Selection Mode pada toolbar.
b. Klik pada dalah satu pintu untuk memilihnya.
c. Klik tool Delete, pilih Cut dari menu Edit atau tekan tombol DELETE pada keyboard.

Jenis-jenis Pintu
a. Doorway Standar
b. Pintu Sliding
c. Pintu Pocket
d. Pintu Bifold
e. Pintu Garasi

Merubah Jenis/Tipe Pintu
To change the door type of an existing door:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Double-click on a door. The Door Specification dialog will appear.
c. Click the down arrow to the right of the Door Type entry field. Select a door type from the menu.
d. Click the OK button.

Kelistrikan
Lampu, outlets, saklar dan beberapa simbol kelistrikan bisa ditempatkan dalam sbuah plan. Hubungan antar lampu, outlets dan saklar dapat digambar untuk mendesain pengkabelan.

Menempatkan Outlets
Cara menempatkan outlets:
a. Klik tombol Electrical Mode Button pada toolbar.
b. Klik pada dinding.
Cara menempatkan outlet pada seluruh ruangan:
a. Kli tombol Electrical Mode dan klik tool Place Outlets pada toolbar.
b. Klik bebas dalam salah satu ruangan.
a. Catatan: Outlet hanya dapat diletakn dalam tampilan plan. Outlet tidak dapat ditampilkan dalam elevasi atau tampilan 3D.

Menempatkan Lampu
Cara meletakan perangkat lampu:
a. Klik tombol Electrical Mode pada toolbar. Sekelompok tool –tool kelistrikan akan muncul pada sisi kanan toolbar.
b. Klik Light Tool pada sisi kanan toolbar.
c. Klik di mana saja untuk menempatkan perangkat lampu.
a. Catatan: lampu hanya dapat di tempatkan dala tampilan plan saja. Lampu tidak dapat ditampilkan dalam elevasi ataupunm tampilan 3D.

Menempatkan Saklar
Cara menempatkan saklar:
a. Klil tombol Electrical Mode pada toolbar.
b. Klik Switch Tool pda sisi kanan toolbar.
c. Klik sebuah dinding pada lokasi yang diinginkan
a. catatan: saklar hanya dapat ditempatkan dalam tampilan paan saja. Saklar tidak bisa ditampilkan dalam tampilan elevasi ataupu tampilan 3D.

Menghubungkan Perangkat Kelistrikan
Cara menhubungkan perangkat-perangkat kelistrikan:
a. Klik tombol Electrical Mode Button pada toolbar.
b. Klik tool Connect pad asisi kanan toolbar.
c. Klik objek kelistrikan yang akan pertama dihubungkan.
d. Sementara menahan tombol kiri mouse, tarik ke arah objek kelistrikanyangkedua.
e. Manakala kursor melewati objek kelistrikan yang kedua, lepaskan tombol mouse.
a. Catatan: koneksi/hubungan objek kelistrikan hanya dapat dilakukan pada tampilan plan saja.

Menempatkan Simbol Kelistrikan
Cara menempatkan simbol kelistrikan:
a. Klik tombol Electrical Mode pada toolbar.
b. Pilih tool Symbol Library pada sisi kanan toolbar. Dialog Symbol Library akan muncul.
c. Pilih kategori simbol kelistrikan yang diperlukan.
d. pilih simbol kelistrikanyangdiinginkan.
e. Klik tombol OK.
f. Klik untuk menempatkan simbolo kelistrikan dalan plan anda.
a. catatan: simbol-simbol kelistrikan hanya dapat di tempatkan dalam tampilan plan saja. Tidak dapat di tampilkan dalam tampilan elevasi ataupun 3D.

Menghapus Simbol Kelistrikan
Cara menghapus simbol kelistrikan:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on an electrical symbol to select it.
c. Click on the Delete Tool , select the Cut command from the Edit menu or press the DELETE key.

Jenis-jenis Kelistrikan
a. 110V Outlet
b. Light
c. Switch
d. Connect
e. Place Outlets
f. Symbol Library
g. Additional Electrical Types:
i. 220V Outlet

Perapian
Bangunan tembok perapian dapat dibuat pada dingin atau jauh dari dinding. Ukuran ruang api dan tungku juga dapat disesuaikan.

Membuat Perapian
Fireplaces bertembok dan fire places besi buatan pabrik didukung dalamprogram ini. Fireplaces dapat dibikin dekat dengan dinding atau jauh dengan dinding.

Cara membuat perapian bertembok dalam tampilan plan:
a. Pilih perintah Fireplacer dari menu Build, kursor akan berubah menjadi tanda silangempat.
b. Klik mouse untukmembuat fireplace.
c. Select the Fireplace command from the Build menu . The cursor will change to a cross-hair.
d. Click the mouse to create a fireplace. To create a fireplace in a wall, click the cross-hair cursor on a wall. If you want to move the fireplace further back into the wall, see Moving a Fireplace .

Cara meletakan fireplaces besi buatan pabrik dalam tampilan plan:
a. Using walls, create a small enclosure outside the wall. This will create the housing for the metal fireplace.
b. Click on the Fixture Button from the toolbar. The Fixture Library dialog will appear.
c. Click on the Utility fixture group. A display of additional categories will appear.
d. Click on the Metal Fireplaces category. A display of metal fireplace categories will appear. Select a category. If you want to move back to the previous screen, click on the Back button.
e. Select a specific fireplace. A selection box will appear around the object. To obtain a preview of the object, select the View button. To return to selection mode click on the Back button.
f. Once you have selected a fireplace, click the OK button.
g. Click the back wall to place the fireplace into the created enclosure.
h. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
i. Click on the back wall to select it.
j. Click on the centerpoint and drag the back wall towards the front of the fireplace to push the fireplace through the wall.

Menggeser/memindahkan Perapian
To move a fireplace in plan view:
a. Select the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a fireplace. Outer points, a triangular rotation point, and a centerpoint will appear.
c. Position the cursor over the centerpoint and the cursor will change to a cross.
d. Click and drag the centerpoint.
To move a fireplace in 3D view:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a fireplace side to select a surface. Four outer points and one centerpoint will appear. A metal fireplace created using the Fixture Button, will only have a centerpoint. Four outer points will appear on a metal fireplace if the Fixture/Furniture resize option is enabled. If you are unable to select the side you wish to resize, you may need to change your camera position to view and select the side.
c. Click and drag the centerpoint. NOTE: Masonry fireplaces can only be moved further back into a wall in plan view.

Fixtures /Perabotan Rumah Tangga
Fixtures di isini digunakan untuk mewakili keeradaan perkakas kamar mandi, bka mandi, perabotan, berbagai perkakas, kolam renang dan lain sebagianya.

Menempatkan Fixture
To place a fixture:
a. Click on the Fixture Button from the toolbar. The Fixture Library dialog will appear.
b. Select Fixture Library from the Active Library list.
c. Select a specific fixture group. Clicking on a fixture group displays fixture items within that group. To move back to the previous screen, click on the Back button.
d. Select a specific fixture item. A selection box will appear around the object. To obtain a preview of the object, select the View button. To return to selection mode click on the Back button.
e. Once you have selected a fixture item, click the OK button.
f. Click to place the fixture into a plan.
g. NOTE: Fixtures can only be placed in plan view.

Merubah Ukuran Fixture
Resizing a fixture in a plan or 3D view requires the Enable Fixture/Furniture resize checkbox to be selected in the Plan Setup dialog .
To resize a fixture in plan view:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a fixture to select it. Three outer points, a triangle, and one centerpoint will appear.
c. Click and drag any of the three outer points.
To resize a fixture in 3D view:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a fixture side to select a surface. Four outer points and one centerpoint will appear. If you are unable to select the side you wish to resize, you may need to change your camera position to view and select the side.
c. Click and drag any of the four outer points to resize.
d. NOTE: Fixtures can also be resized numerically and reset to their original size in the Fixture Specification dialog box.

Menggeser/memindahkan Fixture
To move a fixture in plan view:
e. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
f. Click on a fixture to select it. A triangle and a centerpoint will appear.
g. Position the cursor over the centerpoint and the cursor will change into a cross.
h. Click and drag the centerpoint.
i. NOTE: To move a fixture without constraint, hold down the CONTROL key while moving.
To move a fixture in 3D view:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a fixture side to select a surface. A centerpoint will appear. If you are unable to select the side you wish to move, you may need to change your camera position to view and select the side.
c. Position the cursor over the centerpoint and the cursor will change into a cross.
d. Click and hold down the left mouse button while dragging the centerpoint.
e. NOTE: If you cannot move an object, it may be too close to an existing object or wall.

Menghapus Fixture
To delete a fixture in any view:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a fixture to select it.
c. Click on the Delete Tool , select Cut command from the Edit menu or press the DELETE key.

Merotasi Fixture
To rotate an object:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on an object to select it. A triangle will appear on one of the edges.
c. Place the cursor over the triangle and it will change into a rotation cursor (circular arrow).
d. Click and hold the left mouse button down while moving in a circular motion.
e. Release the mouse button.
f. NOTE: Rotation of an object can only occur in a plan view.
Lantai
Lantai-lantai tambahan, termasuk pondasi. Dapat dibuat berdasarkan lantai yang telah ada atau berdasar pada goresan.

Membuat Sebuah Lantai Baru
Catatan: Plan anda harus di save terlebih dahulu seelum anda membuat lantai baru. Cara membuat lanti/pondasi yang baru:

  • a. Pilih perintah Show Floors dari menu Window.
  • b. Klik pada tombol Build yang tersedia untuk membuat lantai. Dialog New Working Plan akan muncul.
  • c. Dari dialog New Working Plan, pilih jenis lantai yang ingin anda buat.
  • d. Dalam dialog New Working Plan klik OK.
  • e. Klik OK pada kotak dialog Show Floors.
  • f. Jika sebuah pondasi dibuat, pilih setting yang dikehendaki dalam kotak dialog Foundation Setup dan klik Done.
  • i. Catatan: plan lantai yang baru dibuat menjadi plan lantai yang aktiv.

Switching /Menyambungkan Lantai
Cara menampilkan salah satu lantai yang berbeda:

  • a. Pilih perintah Show Floor dari menu Window. Kotak dialog Show Floor akan muncul.
  • b. Klik pada tanda coret working Plan di bawah lantai yang dikehendaki.
  • c. Klik tombol OK.

Menampilkan Reference Plan
Sebuah reference plan adalah sebuah lantai yang dapat ditimpakan kepada lantai yang ada untuk meluruskan dinding atau bisa digunakan sebagai penunjuk untuk membuat lantai yang lain.

Cara mendesain lantai menjadi sebuah Reference Plan:

  1. Pilih perintah Show Floors dari menu Window. Otak dialog Show Floors akan muncul.
  2. Klik pada kotak check box Reference Plan di bawah lantai yang diinginkan. Reference Plan harus merupakan lantai berbeda dari Working Plan.
  3. Klik tombol OK.

Cara Menampilkan sebuah Reference Plan:

  1. Pilih tombol Zoom Mode pada toolbar.
  2. Pilih Reference Tool pada sisi kanan toolbar. Reference Plan yang telah dirancang akan muncul. Klik Reference Floor Tool lagi untuk menyembunyikan Reference Plan.

atau

  1. Pilih perintah Reference Toggle dari menu Window. Reference Plan akan muncul. Untuk menyembunyikan Reference Plan, pilih menu perintah Reference Toggle lagi.

Menukar sebuah Reference Plan dan Working Plan
Sebuah reference plan merupakan sebuah lantai yang dapat di ditimpakan kepada lantai yang ada untuk menggaris lurus dinding atau sebagai panduan membuat lantai ynag lainnya.

Cara merancang lantai menjadi sebuah Reference Plan:
a. Pilih perintah Show Floors dari menu Window. Dialog Show Floors akan muncuk.
b. Klik pada sheckbox Reference Plan di bawah lantaiyang dikehendaki. Reference Plan harus merupakan lantai berbeda dari Working Plan.
c. Klik tombol OK.

Cara menukar Reference Plan dan Working Plan:
a. Pilih tombol Zoom Mode dari toolbar.
b. Pilih Swap Work-Ref Tool pada sisi kanan toolbar. Reference Plan yang telah dirancang akan menjadi Working Plan saat itu juga.
atau
a. Pilih perintah Swap Work-Ref dari menu Window. Reference Plan akan menjadi Working Plan saat itu juga.

Membuat Pondasi

Catatan: untuk membuat sebuah pondasi, lantai pertama musti menjadi Working Plan yang aktif saat itu. Cara membuat pondasi:
a. Pilih perintah Show Floors dari menu Window.
b. Klik pada tombol Build di bawah kolom Foundation (Pondasi). Kotak dialog New Working Plan akan muncul.
c. Tuliskan karakteristik pebuatan pondasi itu.
d. Klil tombol OK pada dialog New Working Plan.
e. Klik tombol OK pada ialog Show Floors. Dialog setup pondasi (Foundation Setup ) akan muncul.
f. Tuliskan lketebalan dinding, tinggi dnding, penguunaan pier atau footing.
g. Klik tombol Done.

Furnitur
Furniture is used to represent tables, desks, sofas, chairs, pianos, cars, bedroom furniture, outdoor furniture and more.

Menempatkan Furniture
Cara menempatkan objek furniture:
a. Click on the Furniture Button from the toolbar. The Furniture Library dialog will appear.
b. Select a Furniture Library from the Active Library list.
c. Select a specific furniture group. Clicking on a furniture group displays furniture items within that group. To move back to the previous screen, click on the Back button.
d. Select a specific furniture item. A selection box will appear around the object. To obtain a preview of the object, select the View button. To return to selection mode click on the Back button.
e. Once you have selected a furniture item, click the OK button.
f. Click the left mouse button to place the furniture into a plan.
g. NOTE: Furniture can only be placed in plan view.

Merubah ukuran Furniture
Resizing furniture in a plan or 3D view requires the Enable Fixture/Furniture resize checkbox to be selected in the Plan Setup dialog .

Cara merubah ukuran furniure dalam tampilan plan:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a furniture object to select it. Three outer points, a triangle, and one centerpoint will appear.
c. Click and drag any of the three outer points.

Cara merubah ukuran furniure dalam tampilan plan 3D:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a furniture side to select a surface. Four outer points and one centerpoint will appear. If you are unable to select the side you wish to resize, you may need to change your camera position to view and select the side.
c. Click and drag any of the four outer points to resize.
Menggeser/memindahkan Furniture
Cara menggeser furniture dalam tampilan plan:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a furniture object to select it. A triangle and a centerpoint will appear.
c. Position the cursor over the centerpoint and the cursor will change into a cross.
d. Click and drag the centerpoint.
e.
f. NOTE: To move a cabinet without constraint, hold down the CONTROL key while moving.

Cara menggeser furniture 3D:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a furniture side to select a surface. A centerpoint will appear. If you are unable to select the side you wish to move, you will need to change your camera position to view and select the side.
c. Position the cursor over the centerpoint and the cursor will change into a cross.
d. Click and drag the centerpoint.
e. NOTE: If you cannot move an object, it may be too close to an existing object or wall.

Menghapus Furnitur
Cara menghapus dalam tampilan mana saja:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on a furniture object to select it.
c. Click on the Delete Tool , select Cut command from the Edit menu or press the DELETE key.

Merotasi Furnitur
Cara merutasi salah satu object:
a. Click on the Selection Mode Button from the toolbar.
b. Click on an object to select it. A triangle will appear on one of the edges.
c. Place the cursor over the triangle and it will change into a rotation cursor (circular arrow).
d. Click and hold the left mouse button down while moving in a circular motion.
e. Release the mouse button.
a. NOTE: Rotation of an object can only occur in a plan view.

Selanjutnya:

Enhanced by Zemanta