Rupanya slogan “Melayani dan melindungi” bagi polisi telah disalah-tafsirkan oleh sebut saja ZL. Oknum polisi ini nekad memperkosa wanita tahanan di sel tahanan polsek RanteAngin, Kolaka – Sulawesi Tenggara. Mungkin dengan maksud melayani hasrat tak tertahanakan melihat tahanan yang perlu perlindungan dari kesendirian dan kesunyian sel tahanan, ZL memperkosa wanita malang itu. Edannya, bukan satu 2 kali saja ia melakukannya, malah berkali-kali.

Hal itu terungkap setelah si tahanan wanita berinisial MI itu mencoba bunuh diri dalam tahanan karena trauma.

Ah, dasar, mestinya jadi aparat pelayan masyarakat dan pengabdi hukum malah jadi oknum keparat yang menghianati sumpah bhayangkara.

Tentu saja jika kasus ini diekspos dan diperbesar bisa memperburuk citra polisi di mata masyarakat khususnya dan kaum perempuan.

Halo pak Kapolri, dimohon kinerja anak buah bapak segera makin dibenahi dan ditingkatkan. Tegakkan hukum bagi aparat yag melanggar!!

Berita ada di sini: http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=30977

No related content found.