Untuk kedua kalinya Lia Eden dan para pengikut aliran Salamullah ditangkap dalam kasus yang sama; penistaan agama.

Entah setan manalagi yang membisikan ‘wahyu’ di kuping lia Eden hingga ia memfatwakan penghapusan agama Islam, sekaligus fatwa penghapusan semua agama.

Gila bin edan alias sinting atau gemblung! Hanya orang kurang waras saja yang membuat pernyataan demikian.

Lebih jauh lagi kemiringan isi kepalanya adalah celoteh wahyunya yang menisbikan kepemimpinan presiden SBY. Fiuh.. hanya pasien rumah sakit jiwa yang pantas mengucapkannya.

Tidak perlu menanyakan maksud dan motif semua tindakan dan ucapan perempuan eks paranormal ini, ia memang sudah kehilangan akal warasnya.

Dulu, beberapa tahun silam, wartawan sempat sempat meledeknya ketika ia mengatakan bahwa malaikat jibril bersama dengannya mengaransemen sebuah lagu dangdut.

Saya pikir polisi sebaiknya menyertakan ahli jiwa, ahli syaraf dan psikiater untuk menginterogasi Lia Eden dan pengikutnya.

sumber: antara, okezone, kompas, dll

No related content found.