Dalam setiap ekosistem, kehidupan berbagai makhluk dihubungkan oleh makanan yang mereka makan dan energi yang mereka peroleh dari makanan tersebut. Hubungan yang dibuat secara bersamaan ini menciptakan sebuah jaringan makanan. Rantai makanan dalam jejaring ini kerap kali meliputi hubungan pemangsa dan mangsanya.

Padang rumput taman nasional Serengeti di Tanzania merupakan rumah bagi berbagai macam binatang dalam jumlah yang besar, masing-masing bergantung kepada yang lainnya untuk bertahan hidup.

Di sini, di mana iklim yang kering dan tanah yang tandus, rumput mengumpulkan energi dari matahari dan menyediakan setiap rantai makanan.

Pemakan tumbuhan, seperti kijang – kijang gazelle ini, memakan rerumputan. Dengan begitu, para kijang membantu lebih banyak rerumputan tumbuh kembali di lingkungannya. Sejumlah besar binatang pemakan tumbuhan yang ditemukan diSerenggeti menyediakan banyak makanan bagi para predator.

Setiap predator memiliki teknik tersendiri dalam berburu mangsa. Berkecepatan lebih dari 60 mil per jam, para chetah cukup cepat untuk melumpuhkan kijang gazelle.

Para singa tidak begitu gesit dan cenderung untuk mengintai buruan mereka dengan sedikit ancaman. Hyena dapat menyeret binatang lebih dari tiga kali lipat berat mereka. Seekor zebra cukup dimakan untuk sekawanan mereka. Seringkali, para predator ini bekerja sama. Tapi pada akhirnya, seringkali mereka bersaing satu sama lain untuk mendapatkan tangkapan.

Hyena dan cheetah adalah para pesaing yang sengit. Mereka tidak hanya saling mencuri makanan, mereka juga saling menyerang anak masing masing.

Dalam keadaan terpaksa, pemangsa ini menjadi pemakan bangkai yang cerdik. Pemangsa besar harus makan lebih jarang dibanding yang lain sebab badan mereka menghabiskan energi pada suatu rata-rata rendah yang banyak

Apapun yang mereka sisakan akan membusuk dan akan menjadi tanah sebagai nutrisi bagai tetumbuhan.

Rantai makanan selalu berulang sebagaimana proses fotosintesis dan berakhir dengan pembusukan.

Tentang artikel ini

Tulisan ini saya terjemahkan dari video ms encarta dengan judul asli: Predator and prey. Photografi saya ambil secara acak menggunakan google. Jika ada pihak-pihak yang tidak berkenan dengan dipostingnya artikel terjemah ini, mohon hubungi saya dan saya akan segera menghapusnya. Terima kasih.