Benarkah Islam disebarkan dengan pedang dan kekerasan. Konon Islam adalah agama damai dan perdamaian, akan tetapi stereotape tentang kekerasan (pedang/senjata) selalu menghiasi benak banyak orang di dunia ini. Bagaimana Islam bisa disebut agama perdamaian jika ia disebarkan dengan pedang, dengan senjata, dengan kekerasan?

Ini adalah kecaman yang umum dari kalangan non muslim bahwa Islam tidak bakal memiliki jutaan pemeluk di seluruh dunia jika Islam tidak disebarkan dengan menggunakan kekuatan.

Artikel ini adalah bagian ketiga dari serial tulisan Islam, fundamentalisme dan terorisme oleh Dr Zakir Naik. Tulisan Bagian 2, silahkan baca di sini.

Poin-poin berikut akan menjelaskan bahwa jauh sebelum disebarkan dengan pedang, adalah kekuatan yang melekat akan kebenaran, alasan dan logikalah yang bertanggung jawab atas derasnya penyebaran Islam.

8. Pantai Timur Afrika. Sama saja, Islam telah menyebar dengan cepat di pantai timur Aafrika. Mungkin seseorang bertanya lagi, jika Islam disebarkan dengan pedang, “Tentara Islam yang mana yang datang ke sana?’

9. Thomas Carlyle. Sejarawan terkenal, Thomas Carlyle, dalam bukunya, ’Heroes and Hero worship’, mengacu pada ini kesalahpahaman tentang penyebaran Islam: “Pedang memang, tapi mana akan Anda mendapatkan pedang Anda? Setiap opini baru, tepat pada awalnya di sebagian kecil. Dalam kepala seorang saja. Di sana pikiran itu berada, seperti sebelumnya. Satu orang saja dari seluruh dunia percaya, ada satu orang melawan semua orang. Bahwa dia mengambil pedang dan mencoba untuk menyebarkan dengan itu, akan melakukan sedikit baginya. Anda harus mendapatkan pedang Anda! Garis besarnya adalah bahwa sesuatu hal itu akan menyebarkan dirinya sendiri.”

10. Tidak ada paksaan dalam agama.

Dengan pedang yang mana islam disebarkan? Meski jika kaum muslim memilikinya mereka tidak dapat menggunakanna untuk menyebarkan Islam karena Qur’an mengatakan ayat berikut: “Tidak ada paksaan dalam urusan agama; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat”[Al-Qur’an 2:256]

11. Pedang Intelektualitas.

Itulah pedang intelektualitas, pedang kecerdasan. Pedang yang menaklukkan hati dan pikiran manusia. Al Quran mengatakan dalam surat An Nahl ayat 125:

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmahdan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” [Al-Qur’an 16:125]

12. Pertumbuhan agama-agama di dunia dari 1934 hingga 1984.

Sebuah artikel di Reader’s Digest ‘Almanac’, tahun 1986, tercatat sebuah statistik dari peningkatan prosentasi agama-agama besar di dunia selama setengah abad dari tahun 1934 hingga 1984. Artikel tersebut juga muncul di majalah ‘The Plain Truth’. Di puncak statistik adalah Islam, yang meningkat tajam 235%, Kristen hanya naik  47%.

Mungkin seseorang bertanya, perang manakah yang pernah terjadi selama setengah abad itu di dunia ini yang telah berhasil mengkonversikan jutaan manusia beralih ke Islam?

13. Islam agama yang tercepat pertumbuhannya di Amerika dan Eropa.

Kini, agama dengan pertumbuhan paling pesat di Amekrika adalah Islam. Begitu pula di Eropa. Di manakah pedang yang memaksa manusia untuk berIslam berbondong-bondong di kedua benua barat itu?

14. Dr. Joseph Adam Pearson.

Dr. Joseph Adam Pearson mengatakan, ’Orang yang mengkhawatirkan persenjataan Nuklir suatu saat jatuh ke tangan masyarakat Arab, maka sesungguhnya mereka terlambat menyadari bahwa bom Islam sesungguhnya telah meledak di hari dilahirkannya Muhammad SAW (dialah bom itu -pent)’

http://www.irf.net/irf/download/index.htm Islam dan terorisme Oleh DR. ZAKIR NAIK. Diterjemahkan tangan oleh masbadar pada 12 Mei 2008, dari: http://www.irf.net/irf/download/index.htm

No related content found.