Inilah foto-foto kelakuan Anggota dewan yang terhormat yang membuktikan peradaban bangsa ini masih sangat kampungan
Inilah foto-foto kelakuan Anggota dewan yang terhormat yang membuktikan peradaban bangsa ini masih sangat kampungan.
Mengutip pernyataan mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie di Gedung Wantimpres, Jl Veteran, Jakpus, Selasa (2/3/2010) dari sumber detik.com:
“Jadi ini jawabannya tingkat peradaban bangsa kita masih di sini. Tidak ada kaitannya dengan pendidikan atau kepintaran. Tapi tingkat peradaban kita masih agak lemah, masih agak kampungan.”
Jakarta: Ricuh di sidang paripurna DPR pengambilan keputusan tentang kasus Bank Century mencerminkan tingkat peradaban bangsa Indonesia yang masih lemah. Semestinya kericuhan yang mencoreng wajah parlemen itu tidak terjadi.
“Jadi ini jawabannya tingkat peradaban bangsa kita masih di sini. Tidak ada kaitannya dengan pendidikan atau kepintaran. Tapi tingkat peradaban kita masih agak lemah, masih agak kampungan,” kata mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie di Gedung Wantimpres, Jl Veteran, Jakpus, Selasa (2/3/2010).
Selain itu, lanjut Jimly, kericuhan juga terkait dengan persoalan manajeman persidangan yang belum cakap. “Tapi nggak apa-apa, kan ini tahap belajar dalam demokrasi kita,” kata Jimly yang juga anggota Wantimpres ini.
Mengenai sikap Ketua DPR Marzuki Alie yang dianggap otoriter, Jimly mengatakan pimpinan sidang seharusnya bisa memoderasi berbagai pendapat dalam sidang meski dalam keadaan tertentu pimpinan sidang juga mempunyai otoritas.
“Kita harus maklumlah, lagian dia juga belum setahun jadi anggota DPR,” pungkasnya.
————————-
Primitimisme di DPR: Adu Jotos Perkara Pengumuman Pansus Century.






kaskus. us: (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3510612)
source pic:
http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2…03/index.shtml
http://foto.detik..com/readfoto/2010…1309524/157/3/
http://images.kompas.com/photos/album/31687
http://www.rakyatmerdeka.co.id/image…to-dalam-7.jpg

March 3rd, 2010 at 2:26 pm
sedih dan menyedihkan melihat Opera Van Senayan…
March 3rd, 2010 at 3:49 pm
@Bani: Tontonan yg seru, klimaks dari sekian lama pertunjukan membosankan penanganan kasus century..
March 3rd, 2010 at 10:28 pm
Andaikan mereka masih berstatus sebagai murid, tentu sebuah cambuk mendarat di pantatnya … Hmm, jangan-jangan SD pun belum tamat …
March 3rd, 2010 at 11:41 pm
namanya juga politik kang..saya males ngurusin politik
March 4th, 2010 at 7:05 am
Jangan katakan mereka TK, tp katakan mereka guyonan politik…. :
March 4th, 2010 at 7:06 am
wah .. tambah semarak nih politik kita……
March 4th, 2010 at 7:09 pm
miri sekali ya.. bener kata gusdur.. dpr = taman kanak2
March 15th, 2010 at 10:35 pm
Mereka berbicara bukan atas nama Rakyat . Bhull Shit kalo ada yg ngaku atas nama rakyat . Semuanya bicara atas kepentingan golongan dan partainya . Maka terjadilah keributan . Jika mereka bicara untuk kebaikan rakyat dan kesejahteraan rakyat dan keselamatan bangsa , negara dan agama … Tidak mungkin mereka ribut . Begitulah Tipical pemimpin sekarang . Mereka bisa duduk disana karena duit partai ,..maka tugas utamanya ‘ KEMBALIKAN ITU DUIT PARTAI SECEPATNYA !! ,..atau KAMU BICARA MATI-MATIAN MEMBELA PARTAI !! ” .
March 18th, 2010 at 11:14 am
Ini kyknya yg bingung rakyatnya kalee …
wakilnya diam aja dibilang bodoh, bisu, gak bisa memperjuangkan aspirasi, loyo, Mr. yes man, hanya ketok palu, Mr setuju, paduan suara ‘setujuuu’ dewan dll.
Giliran mereka ngotot mempertahankan ‘prinsip’ sampe mau adu jotos.. dibilang gak sopan, kekanakan, gak sekolah, premanisme.. wajar tho mas mereka jg manusia kok.. punya emosi, punya gengsi..
Klo bicara atas partai ya wajar tho mas.. mereka kan masuk dewan dari partai yg ada konstituennya.. ya konstituennya itu adalah rakyat yg mereka wakili yg memilih partai tsb…
jgn2 yg gak lulus SD ini rakyat kita.. please deh.. Kalo anda gak ikut milih alias golput ya salah anda.. wong kita ini aspirasinya diwakili partai.. sistemnya pake sistem partai, kok anda gak milih partai…kan salah.. emang ada partai golput…
cobalah ikut bertanggung jawab.. jgn cuma bisa ngomong aja.. jangan sesuatu yg tidak sesuai dgn KEMAUAN Anda dibilang TIDAK SESUAI ‘aspirasi rakyat’… menurut Sy sih sikap seperti itu adalah sikap pengecut… coba kasih saran gimana baiknya??
Untuk ahli2 politik nih.. Anda kan sekolah dah tinggi sampai ke awan sana.. apa iya gak ada sistem lain yg lebih bagus utk perpolitikan negara kita ini shg benar2 yg ktnya ‘aspirasi rakyat’ itu bisa sampai ke dewan…??
Jadi wahai rakyat.. maumuu itu opoooo..? Piss..
March 18th, 2010 at 11:25 am
@udin: mempertahankan prinsip cara anak TK..? Jiaiahahahaha.. pake donk cara yg lebih elegan, anak SD saja diajarin cara diskusi, gak rebutan interupsi..
July 30th, 2010 at 6:17 pm
5 tahun jabatan :
tahun pertama ..BALIK MODAL
tahun kedua….BALIK MODAL karena tahun pertama masih kurang…
tahun ketiga…CARI PROYEK yang menghasilkan..
tahun keempat…karema keserakahannya KORUPSI, KORUPSI, KORUPSI DAN KORUPSI
tahun kelima (kalau belum kena stroke!!!..mudah-mudahan kena..!!)…CARI-CARI ALASAN UANG BALAS JASA ATAS PENGABDIANNYA…yang seperti ini sudah masuk kategori MUKA DAJJAL…DAN..tahun keenam..MASUK BUI atau MATI !!(kita doakan msk NERAKA!!)