18.000 tahun yang lalu, gletser raksasa mengunci sepertiga daratan bumi dalam cengkeraman es nya. Sungai-sungai es ini mencongkel cengkeraman – cengkeraman es itu melalui pegunungan. Bebatuan besar yang terpecah belah menjadi kepingan, dan bagian bumi yang tergesek menjadi kempes, kemudian temperatur pun mulai naik.

Gletser mulai mengalir mundur sehingga memperlihatkan dataran yang telah berubah. Gletser membantu pembentukan danau dan tanah berhumus di Midwest, USA, Fiord dan puncak Patagonia, serta Lembah Yosemite di California.

Di sini, gletser, membuldoser jalannya melalui pegunungan, menggaret sebuah lembah berbentuk U dan dan meninggalkan karang gunting besar seperti separuh kubah.

Sebuah gletser bermula ketika salju mulai turun lebih cepat dari pembekuannya. Ketika salju terakumulasi beratnya, ia memadat. Cahaya, kristal halus berubah menjadi firn, sebuah butiran es tebal.

Setelah bertahun-tahun, berat salju yang terakumulasi pada bagian atasnya meningkat. Es mulai bergerak di bawah beratnya sendiri. Tak ada tiket percepatan di sini, gletser bergerak di bawah 1 inchi per hari. Lapisan paling bawah, diperlambat oleh tanah, bergerak lebih lambat daripada bagian atas. Peregangan yang memecahkan es membuat
belahan raksasa.

Pemanasan pada akhir zaman es mengurangi gletser bumi, akan tetapi pemanasan tidak melenyapkan gletser. Saat ini, lebih dari sepersepuluh daratan masih tertutupi es. Dan es tersebut menyimpan banyak informasi. Ilmuwan Keith Ecklemeyer mengukur gletseer Columbia di Alaska setiap tahun untuk memperoleh lompatan pada tren iklim global.

Columbia telah bergeser mundur 8 mil dari tempat asalnya, gundukan reruntuhannya tersisa di ujung gletser itu. Ketika gletser menyusut, ia memunculkan gunung es besar ke arah lautan. Tak seorang pun mengetahui dengan yakin apakah hal ini berasal dari pemanasan global, ataukah sekedar bagian dari siklus alami temperatur dan es.

Dengan mempelajari udara yang terkurung di dalam es, para ahli riset mengungkapkan sejarah iklim bumi dan melihat ke masa lalu tentang pemanasan yang terjadi saat ini, sebagai petunjuk ke masa es berikutnya.

No related content found.