Mark Zuckerberg, May 2007

Image via Wikipedia

Berikut yang dikatakan Mark Zuckerberg / founder facebook menanggapi bermacam isu, kritikan dan maraknya tuduhan pelanggaran privasi dan penyebaran aneka informasi pribadi di jejaring sosial terbesar saat ini, facebook, buatannya.

Enam tahun yang lalu kami membangun facebook dengan segelintir ide sederhana. Manusia sesungguhnya menginginkan berbagi dan terhubung dengan masyarakatnya. Jika kami memberi kendali terhadap keinginan mereka, tentu semakin banyak orang yang ingin berbagi dengan sekitar dan masyarakatnya.Jika manusia semakin berbagi, dunia ini akan makin terbuka dan makin terhubung. Dan dunia yang semakin terbuka dan kian terkoneksi tentu merupakan sebuah dunia yang lebih baik. Hal-hal inilah yang masih tetap menjadi prinsip utama kami hari ini.

Facebook telah tumbuh dengan cepat. ia telah menjelma menjadi sebuah komunitas dengan 400-an juta orang hanya dalam beberapa tahun saja. Adalah tantangan untuk selalu mempertahankan kepuasan para penggunanya, maka kamipun bergerak cepat melayani komunitas ini dengan langkah-langkah baru memperhubungkan antar jaringan sosial ini dan antar para penggunanya. Kadang kami bergerak terlalu cepat — dan setelah menyimak beberapa masukan terbaru, kamipun meresponnya.

Tantangan yang kami maksud adalah bagaimana sebuah jaringan seperti yang kami miliki memfasilitasi manusia dalam berbagi dan berinovasi, menawarkan aturan kendali serta pilihan, dan menjadikannya mudah bahkan bagi siapapun. Hal-hal tersebut terus menjadi wacana bagi kami. Ketika suatu saat kami membuat sebuah perubahan setting di facebook, maka sebenarnya kami tengah mencoba-coba pengetahuan/resep baru kami. Pesan terbesar yang kami terima baru-baru ini adalah bahwa para pengguna facebook ingin lebih mudah mengendalikan laju pertukaran informasi mereka. Sederhananya, banyak dari anda berpikir bahwa pengaturan di facebook sangatlah rumit. Upaya kami sesungguhnya adalah memberi anda banyak pengaturan yang lebih mendetail; namun rupanya sebagian besar anda tidak menginginkannya. Begitulah, dan kami pun gagal.

Kami juga telah menerima masukan. Bahwasanya dibutuhkan metode yang lebih simpel dalam mengelola informasi pengguna. Pada pekan-pekan depan, kamipun akan menambahkan pengaturan privasi yang lebih gampagn digunakan. Dan kami juga akan memberi anda sebuah cara mudah untuk menutup akses layanan pihak ketiga. Kami kini bekerja keras untuk menyediakan perubahan ini secepat mungkin. Kami harap anda berkenan dengan hasil jerih payah kerja kami dan, selalunya tentu saja, kami semakin antusias menerima aneka masukan dari anda.

Kami juga mendengar ada beberapa pengguna facebook yang tidak memahami cara mempergunakan informasi pribadi mereka, lalu mereka khawatir hak privasi mereka akan bocor tanpa kendali.

Saya ingin memberikan pencerahannya. Banyak orang memilih untuk memperlihatkan informasi kepada setiap orang sehingga siapapun bisa menemukannya di facebook. kami telah menawarkan beberapa pengaturan untuk membatasi visibilitas informasi tersebut dan kami berniat untuk membuat informasi tersebut lebih mengena.

Berikut adalah beberapa prinsip yang dijalankan Facebook:

  1. Andalah yang memiliki kendali dalam membagikan informasi.
  2. Kami tidak membagikan informasi priobadi anda dengan orang-orang yang tidak anda inginkan.
  3. Kami tidak memberikan akses bagi para pengiklan terhadap informasi pribadi anda.
  4. Kami tidak dan tidak akan menjual apapun informasi yang anda miliki kepada siapapun
  5. Kami akan tetap menggratiskan layanan kami untuk siapapun

Facebook telah berkembang dari sebuah proyek kelas sederhana menjadi sebuah jaringan sosial yang mendunia yang menterhubungkan jutan manusia. kami akan terus membangun, kami akan terus mendengarkan, dan kami akan melanjutkan berdialog dengan siapapun yang berperhatian terhadap Facebook dengan ide-ide mereka. Dan kami akan tetap fokus menerima misi kami dalam memberikan kekuatan pada masyarakat untuk berbagi dan membuat dunia kian terbuka dan kian terhubung.

sumber: http://www..washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2010/05/23/AR2010052303828.html