Zombie alias hantu mayat hidup (konon) yang melegenda itu, kini gentayangan pula di dunia internet, ghost cyber? Ya, ia memburu siapapun pengguna dan pengakses dunia maya demi kepentingan pemiliknya. Robot zombie, mungkin anda tidak sadar selama ini, hingga kini makin lihai dan makin ganas. Ia bersembunyi di balik gerbang-gerbang search engine, menunggu para penjelajah rimba maya lengah. Awas, waspadalah.. waspadalah..!!

Jangan panik, jangan kaget. Saya sering menemuinya. Anda? Saya yakin anda juga pernah pula dikerjainnya.

Pernahkah anda merasa kesal, sebal dan jengkel dipermainkan oleh sebuah website? Ketika anda mencari sebuah software, driver, games, dokumen atau apa saja, tentu anda akan  mengetikan keywordnya di google, lalu google akan memberikan hasil pencarian yang dimaksud.

Setelah anda klik link tersebut, anda tidak langsung mendapatkan software atau apa yang sedang anda cari, anda malah di bawa bolak-balik ke sana kemari, atau bahkan anda diarahkan situs-situs serupa lainnya yang penuh banner iklan di sekujur halamannya.

Dan begitulah seterusnya hingga anda mendapatkan jari anda kelelahan dan belakangan menyadari jika anda sedang dikerjain.

Ini semua adalah ulah mereka para webmaster yang membangun situs dengan dikendalikan oleh sebuah script bot. Bot adalah kependekan dari robot, semacam kode yg ditanamkan di web-web untuk otomasi kepentingan tertentu.

Penggunaan script bot paling banyak adalah untuk mendatangkan hits atau klik dari pengunjung sehingga peluang banner iklan diklik semakin besar. Tentu hal ini adalah dampak dari maraknya penawaran adsense dari semacam google-adsense sehingga website benar-benar dibuat hanya sebagai mesin pengeruk dolar dari dunia internet semata-mata.

Tidak salah sebenarnya dengan membangun website untuk semata-mata memburu dollar, tetapi  ketika ‘mendatangkan’ pengunjung dengan cara menjebak mereka, menipu keyword, mengarahkan link tanpa kode etika, maka ini masalah dan ketidak-nyamanan bagi para pengguna rimba maya.

Pernah punya pengalaman yang sama? Atau anda pendukung situs-situs tersebut? Ceritakan di sini..

 

————————-

UPDATE: 17 des 2011

Tulisan di atas dibuat pada tahun 2008 ketika istilah auto blogging belum populer. Agar tetap relevan dengan dunia blogging terkini, ada baiknya saya tambahkan  bahwasanya Autoblogging adalah blogging secara otomatis dengan skrip-skrip tertentu (di wordpress self install menggunakan pluggin STT2) guna kepentingan traffic dan backlink. Aktifitas ini telah lama dilarang google dan dikategorikan dengan tindakan spam. Beberapa waktu lalu google secara resmi meng-un-indeks web/blog yg melakukan autoblogging karena merugikan banyak fihak. Blog/web yang melakukan Autoblogging juga dikenal sebagai blog dengan konten AGC / auto generated content.

———————————-

 

No related content found.