Polemik Pasca Eksekusi Bomber Bali, Amrozi, Imam Samudera, Ali Gufron
Di sebuah kafe, selepas makan siang..
Paijo : (Cemberut dan sibuk klak-klik di depan laptop, membaca berita online) “Heran saya, apa sih maksudnya blogger ini bikin judul yang ndak karuan separti di ini..?
Paimin : (sibuk mengusap mulutnya dgn tissu, menyahut acuh tak acuh) “Ada apa Jo, kok ngomel sendirian..?
Paijo : “ Ini lho, sungguh menyesatkan..!”
Paimin : “Hati-hati lho bilang istilah ‘sesat menyesatkan’ nanti…….”
Paijo : “Bukan itu maksud saya, ini lho, coba baca”
Paimin : (beringsut, lalu melihat ke arah layar LCD, lalu membaca tulisan disebuah situs blog berjudul: Polemik Pasca Eksekusi Bomber Bali, Amrozi, Imam Samudera, Ali Gufron.”
Paijo : “..Lha wong saya nyarinya informasi yang proporsional tentang eksekusi Imam Samudera cs kok dapetnya tulisan gak jelas begituan..?”
Paimin : “Halah, itu cuma tulisan iseng..jangan ditanggapi”
Paijo : “Siapa yang mau menanggapi? Wong saya nyari opini yang sebenarnya..”
Paimin : “Menurut sampeyan sendiri gimana?”
Paijo : “Semestinya kalo pada ngomong itu mbokya pada tempatnya, sesuai kapasitasnya, jangan asnul dan asbun.. asal nulis, asal bunyi. Kini di era kebebasan berpendapat, semua pada bebas ngomong, gak peduli ngerti atau enggak, porsinya atau bukan, yang penting bersuara.”
Paimin : “Kaitannya dengan masalah eksekusi?
Paijo : “Udah jelas, Amrozi mengaku meledakkan Sari Club, jelas ia pelakunya. Dalam konteks negara yang aman, damai, dan sentosa; maka tindakan seperti itu masuk ke dalam kategori membunuh manusia, membuat terror, menakut-nakuti orang, dsb…”
Paimin : “Tapi kan, banyak pihak menyangsikan hal itu.., mana mungkin mereka dapat membuat dan melakukannya..”
Paijo : “Amrozi cs sudah mengaku, mereka bahkan merekonstruksi perakitan dan hingga peledakannya..”
Paimin : “Siapa tahu mereka dipaksa. Tahu kan polisi Indonesia? Banyak cara buat membuat orang tidak bersalah menjadi tersangka utama..”
Paijo : “Bagi saya, tidak mudah membuat orang-orang seperti Amrozi cs berbicara meski dipaksa dgn cara-cara ‘tertentu’ untuk mengaku..mungkin mereka memilih mati..”
Paimin : “Halah, mestinya polisi Indonesia tahu donk, masa cuma sesederhana begitu; rekontruksi dan demo perakitan yang ditunjukan Ali Gufron, mampu merontokan bangunan-banguan beton seluas satu RT..? pasti ada ‘sesuatu’ dengan pemerintahan ini, mereka menutup-nutupi sementara Amrozi dkk dijadikan kambing hitam..”
Paijo : “Min, kambing hitam itu kalo seseorang yang tidak bersalah lalu ada konspirasi sehingga ia mendapatkan getah dari perbuatan atau sobatose salah satu pihak..”
Paimin : “Ah, itu dia konspirasi, jangan-jangan pemerintah kita dengan intelijennya berkonspirasi dalam rangka meyakinkan Amrik, bosnya, bahwa kita telah menangkap teroris, ini sekalian meyakinkan bahwa teroris memang ada di Indonesia, padahal Amerika itulah sebenarnya teroris..”
Paijo : “Huss, jangan banyak berprasangka, marilah kita lihat dari yang nyata nampak di depan mata. Mereka telah mengaku, terlepas dari apakah mereka adalah orang-orang polos yang termanfaatkan semangat dan kekhilafannya, itu kita yg tidak tahu.. bukankah kita dilarang menjustifikasi sesuatu yang masih tidak jelas..?”
Paimin : “Tidak jelas gimana? Lihat, kemungkinan besar CIA atau semacamnya bermain di belakang ini semua adalah 99,999 persen, dan itu itu adalah konspirasi. Indonesia dengan negera 99,99% adalah muslim, kaya raya, semua cadangan harta karun berupa tambang apa aja, sumber daya alam apa aja, ada di bumi ini, gimana mungkin Amrik yang sekarang cengap-cengap mau mati ekonominya tidak ingin berpikir pintas, Irak terbukti, Afganistan terbukti, terbukti kedok mereka..
Paijo : “Gimanapun Min, hukum harus ditegakkan kepada siapa saja yang bersalah..”
PaiMin : “Hukum siapa? Hukum toghut? Dan siapa yang bersalah? Siapa pelaku sebenarnya..”
Paijo : (agak bingung) “Ya hukum negeri kita.. jika bicara hukum, ya inilah negeri kita..inilah hukum kita, tidak ada hukum lain yang berlaku di sini, masa mau mengadili bangsa sendiri pinjam hukum negara orang, lagian membuat dan melahirkan sebuah hukum kan tidak gampang.. sudahlah , bukan kapasitas kita bicara hukum, kalo merasa memang ada peraturan yg lebih adil dan lebih baik dari hukum yang sekarang tegak, marilah kita berlakukan mulai dari diri sendiri, mulai dari keluarga kita dan mulai dari sekarang..”
Paimin ; “Ini perkara nyawa, Jo, jika salah memberikan hukuman mati kepada seseorang kan fatal akibatnya”
Paijo : “Begitu pula mereka min, jika Amrozi CS ternyata salah dalam berijtihad dalam jihad mereka, bukannya itu juga fatal? Dalam kondisi perang saja, utusan haram dibunuh, apalagi membunuh tamu yang berkunjung dalam kondisi damai..”
Paimin : “Tamu yang mana..? orang mereka yg berkunjung ke Sari Club itu adalah para pelaku teroris budaya, teroris akhlak…tamu apaan..”
Paijo : “Di sana banyak orang Min, tidak semua mereka itu sama.. ada orang2 yg tidak bersalah. Ada yang lagi sekedar numpang lewat, lalu mati terpercik serpihan bom. Lagian kan, selalu ada dialog untuk menkontrol perilaku tamu yang mengancam stabilitas kesopanan dan kemapanan moral sebuah bangsa..”
Paimin : “Jadi menurutmu, syahidkah kematian mereka?
Paijo : “Syahid itu seperti pahala puasa, itu urusan mereka dengan Tuhan..”
Paimin : (merenung)”Ah, Amrozi, nasibmu malang kawan.. semoga jika engkau dan kawan-kawan benar, Allah SWT akan memberimu balasan, jika engkau salah, maka Dia pun akan membalasmu setimpal..”
Paijo : “Ya itulah Min, terpenting bagi pemerintah semestinya lebih menanggapi aspirasi sebagian besar rakyat dalam ranah agama sebagai pengontrol berkebangsaan. Jangan mau terlalu menurut asing dalam segala kebijakan terutama ekonomi yang menyengsarakan rakyat sehingga kemungkinan terlahirnya kembali pribadi2 seperti amrozi bisa diminimalir.. kita butuh intelek2 muda yang suaranya mampu mengontrol bangsa ini dengan semangat seperti Amrozi dan kawan.. semangat dalam koridor yang sesuai..”
Paimin : “Semoga semua pihak saling memahami, saling menahan diri agar demi keberlangsungan hidup bangsa ini…”
Paijo : (Menutup laptopnya) “eh, udah hampir jam 13 nih, siap-siap..ah”
Paimin : “Brapa lama yah, berita tentang eksekusi ini menjadi primadona headline banyak media..?”
Paijo : “Gak tahulah.. udahlah mari kita teruskan kerja..”
Paimin : “Ya, bekerja juga sebuah ibadah..”
Paijo : “Insyallah, bekerja yang bener dengan niat yang ikhlas..”

November 11th, 2008 at 9:12 pm
Kebencian islam terhadap kaum barat tidak membenarkan muslim menjadi teroris. Datangi lahan jihad ! Bukan berjihad di negeri aman yang akan meresahkan muslimin sendiri dan mencoreng nama islam. Islam tidak membenarkan membunuh kafir Dzimmi. Jadi bukan agama yang memerintah teroris tapi hawa nafsu individu. Wallahu a’lam.
November 12th, 2008 at 7:25 am
” di poso orang lagi di bertani digorok…
di ambon orang lagi shalat idul fitri dibantai…
di irak dan afghanistan orang lagi tidur di bom
di palestina, kashmir, pattani dan moro orang mau merdeka secara syariat dibunuh
dibali lagi ngapain ya? joget2 telanjang, mabuk, maksiat zina … di bom … jegerrrrr…. 200 orang katanya … ente kebakaran jenggot?
bosnia …. ribu jiwa wafat…
palestina ….. ribu jiwa wafat
ambon …. ribu jiwa wafat …
poso ….
afghanistan ….
pattani ….
moro ….
isi sendiri dah tuh
islam memang cinta damai kalau tidak ada yang memusuhi alias bisa ibadah secara islami, mau menegakkan syariah aja semua orang teriak2 termasuk ente2 penentang syariah…
Kedamaian diperoleh Rasulullah SAW setelah peperangan yang membuat semua non-muslim tunduk … belajar dulu sejarah ente2 kalo cerita … khalifa aja langsung menyerang kampung yahudi yang dengan sengaja menarik rok seorang muslimah…. ini masya Allah gak usah ngomongin afghan palestina dll muslim di ambon ama poso diperkosa, dibunuh aja ente gak teriak2 …”:)
November 12th, 2008 at 7:28 am
asu kabeh ga usah cari anjink
November 12th, 2008 at 7:29 am
raine dimas koyok asu,nyambek,bajul
November 12th, 2008 at 7:32 am
menurut saya polisi itu belagu padahal para polisi itu mencari enaknya sendiri aj koq emank polisi tu kayak anjink mencari tulang terus kata teman saya yg namanya pitak katanya bapaknya kemping.
November 12th, 2008 at 8:17 am
saya mengajak anda semua untuk berpikir positif….
Kunjungi http://www.hibahbca.co.cc
baca dan analisa dengan seksama, jangan mabil keputusan sebelum memahaminya dengan baik, dan jangan memberikan komentar sebelum Anda benar benar paham.
Think Positive !!!!
November 12th, 2008 at 8:44 am
@basingbe: ente teriak2 sama siapa..? komentar anda di beberapa blog ya begini ini, cuma kopi paste, gak ada mutunya.. emangnya jihad jlegar-jleger seenak perutmu sendiri..? belajar dulu ya ttg Islam secara utuh..
November 12th, 2008 at 8:48 am
@abiechakep: 3x komentar anda hanya sampah! ketik komentar yang bener, sayangkanbuang2 duit di warnet cuma ninggalin kotoran begitu..?
@quntum: segala bentuk spamming akan dihapus, tinggalkan komentar yg korelativ!!
November 12th, 2008 at 10:18 am
Jihad dinegeri yang damai dan negeri da’wah ini adalah dengan berjihad melawan hawa nafsu. Makanya kalo mo merusak dan membunuh yang tidak bersalah jangan diindonesia (Negera yang aman) kalo mau berjihad pergilah kenegeri yang sedang berperang seperti Afganistan,dll disanalah kalo memang mau berjihad krn disana lagi berperang kalo di Indonesia??? cukup kt jihad melawan hawa nafsu kita.
pEACE for ALL
November 12th, 2008 at 11:11 am
Hooooaaaawwwww, MasyaAllah, gak disini gak ditempat lain kenapa ya yang pro Amrozi CS sukanya ngomong kasar??? Katanya pada ngikutin Akhlaq Rasulullah SAW tapi kok gak kelihatan ya???
Islam itu ditegakkan bukan dengan kekerasan tapi dengan perdamaian, Lagian kalo kalian pro teror mau dibawa kemana islam ini???
Semoga Allah Menjernihkan hati kita semua.
maaf kepada Mas Badar tidak mengomentari tulisan anda tapi mengomentari orang yang “Teriak2″ di blog anda
Salam hangat dari Gubug Mayaku
November 12th, 2008 at 1:42 pm
salam jihad.
Saya yakin, kita tahu berita 3 bomber hanya dari media. kalau ada yang langsung ke sumbernya (Amrozi cs, atau Bos Jaksa, Bos Polisi, dan CIA) pasti akan lain.
Hati2 melihat dan mendengar berita di media.
Sederhana, Bom C$ yg meledak di Bali itu, Militer jenius Indonesia saja TIDAK / BELUM MAMPU membuatnya.
Sayang Amrozi cs mengakui pengeboman itu…
Pertanyaanya: Mengapa mereka harus mengakui…jujur atau dipaksa atau…?
Singkat kata: Mereka sudah wafat, saya mendo’akan mereka : Allhummaghfirlahum…dst.
Kita semua pelaku dalam sandiwara kehidupan ini. Allahu Yang Maha Tahu segalanya. Dan besok di hari akhir, kita akan lihat video yang sebenarnya terjadi.
Salam blogger buat kita semua…wa bil khusus Mas Badar:)
November 12th, 2008 at 1:49 pm
huh kasih lyat videonya dong!!!!!!!!!!!!!!!!! taro d blognya!!!!!!!!!!
November 12th, 2008 at 2:16 pm
Benar atau tidak apa yang dilakukan oleh trio bali bomber, yang jelas mereka adalah orang yang sangat konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan keyakinan, sehingga nyawa pun dikorbankan.
Tidak banyak orang yang berani seperti mereka.
November 12th, 2008 at 8:24 pm
ok terus berjuang mas..semangat……….maju para blogger……………..
November 12th, 2008 at 9:38 pm
Intisari dari Islam itu Tidak menyekutukan ALLAH, (Jihad=Melawan) kita mulai pada hawa nafsu kita sendiri untuk selalu tidak menyekutukan ALLAH, serukan pada anak isteri kita, keluarga kita, kaum muslim semua. Kalau ada orang/kaum non muslim yang secara terang2an menggoyahkan Akidah kita untuk keluar dari keyakinan “LA ILA HA ILLALLAH MUHAMMAD RASULLULLAH” kita bela keyakinan kita tersebut. ALLAH tidak membutuhkan manusia/mahluk untuk membelaNYA, karena DIA Maha Agung,Maha Tinggi,Maha Perkasa, Maha Bijaksana.
November 12th, 2008 at 10:35 pm
Mas cerita diatas itu benar-benar terjadi atau cerita bohongan?
November 12th, 2008 at 10:52 pm
wah, mantab nih!! pendekatan yg bagus, g kontroversial, tp menanamkan pemahaman n cara menyikapi sesuatu hal dr sudut pandang yg berbeda…. fantastic deh…! ^-^
November 13th, 2008 at 2:59 am
weh nembak keyword…
November 13th, 2008 at 8:23 am
Iya mas, jangan bilang komentar spam, sementara anda menggunakan keyword spam agar diidentifikasi oleh mesin pencari. hanya sekedar mengingatkan, rasanya tindakan itu tidak menyenangkan, mengurangi makna blog dan isi yang merepresentasikannya.
November 13th, 2008 at 9:34 am
karte karte martahe marte marte karnahe..bhs india nih
November 13th, 2008 at 9:41 am
@mas mumtaz: dialog di atas sebenarnya monolog antara hati dan pikiran saya. Tidak ada rekayasa, sementara penggunaan nama paimin dan paijo hanyalah sebuah permisalan subjek, sangan ganjil dong kalo saya membuat sebuah contoh kalimat tanpa contoh subjek. Seperti ketika saya belajar bahasa Arab, maka para pengajar menggunakan contoh nama orang atau fulan (si anu), contoh: doroba umar, kataba muhammadun, yaktubu aliyyun, dsb..

@mail90: biasa aja..
arul: he..he, dari awal saya udah tulis bahwa saya sendiri menyindir judul postingan ini sebagai “tulisan iseng”, ini adalah refleksi kekesalan saya yg melihat para blogger oportunis memanfaatkan berita ‘amrozi’ dgn tidak proporsional, meski saya tidak ingin menafikan bahwa jika tidak bisa menjadi oportunis, maka bloger agak susah untuk survive. SEO dgn ‘nembak keyword sah-sah saja dengan syarat contentsnya bukan penipuan seperti kebanyakan yg dilakukan para pemburu add-senses…”
@febrian: ada banyak tipe-tipe komentator. Komentator tipe yang ‘ini’ termasuk jenis tidak sopan, tanpa komentar yang nyambung sedikitpun langsung meninggalkan ‘invitation’nya doank.. saya tidak melarang para pembaca, rekan2 blogger dan para webmaster u/ tinggalin jejak dan link, tetapi mohon, ada basa-basinya
anywy, thankyou, thankyou syukron jazilan wa jazakalloohu khoir buat semuanya..
November 13th, 2008 at 9:43 am
@jaulah; saya tidak tahu maksud anda, jika anda berilmu dan beradab, tempatkan diri anda sebagai pembaca dan komentator yang baik, jika tidak, maka ‘menjauhlah’ dari sini, atau ‘ukhruj inta’ bukankah ente suka khuruuj, meski tepatnya adalah “get out of here..”
November 13th, 2008 at 10:09 am
?
November 13th, 2008 at 11:17 am
Hidupku penuh dengan kesenangan….makan enak, minum enak, tidur enak….harta lebih, tapi aku gelisah kurang puas, karena kesenangan dunia ini cuma <50 thn, andai aku hidup 2000 thn maka aku lebih enak menikmati hidup..tapi itu tak mungkin. Yg pasti adalah Amrozi baru memulai hidupnya, hidup sebenarnnya…kehidupan akherat tanpa akhir…! Kematian adalah Awal kehidupan….Selamat jalan, Insya’Allah aku segera menyusulmu…!
November 13th, 2008 at 12:12 pm
tukang susu: jelas lah, gimana gak enak, anda hidup bergelimang susu.. jika bisnis susu anda penuh berkah, tidakkah itu pahala yg mengantakarkan anda kepada jannah? bisnis susu bisnis paling berkah, anda bisa menolong banyak orang dengan mempekerjakan mereka, memberi gizi buat banyak anak manusia, tetapi jika anda campur susu itu dengan melamin, atau memberi izin impor susu melamin, sehingga meski melamin setitik rusak susu sebelahnya, eh sebelangga, anda dijamin masuk neraka.
November 13th, 2008 at 5:32 pm
@basingbe
ente ni kaya preman pasar…
ente ngaji dimana…syariat mana yang hendak ente tegakin…
lihat apa nyang keluar dari mulut ente aja , dah kelihatan, kalo ente ni…bodoh dalam hal agama…
yach…kalopun ngerti2 dikit, itupun dengan penafsiran ente nyang cekak…cupet…n’ sumpek…
‘KALO NGOMONG YANG SOPAN…MASS…KARENA APA YANG KELUAR DARI MULUT, ITU GAMAR AP YANG ADA DI PIKIRAN SAMPEYAN…
November 13th, 2008 at 6:50 pm
Memberilah komentar dengan bijak dan santun. Tidak pake otot…!!!
November 13th, 2008 at 10:25 pm
WoaaaaaaaaaaLaaaaaaaaaaaah……! Kalau BgiTu Saya Tidak Kasih Komentar Deh!
November 13th, 2008 at 10:40 pm
nggak ada link nih dari basinge, ngapain pada ngomentarin coba? Trus, bagi yang berpikiran bahwa Amrozi Cs diperalat, usahakan berkomentar dengan bukti. Kalaupun tidak, komentarlah yang bijaksana…
Mau ngotot mati-matian mbela kalau nggak ada bukti juga nggak ditanggepin…
November 14th, 2008 at 12:46 am
Saya teh bingung, Diantara anda semua siapakah yang benar yah?
November 14th, 2008 at 1:53 am
yg pasti surga jgn dikapling kapling sendiri (oleh manusia), dah ada yg tentuin ini kapling utk siapa & mengapa. Strategi marketing utk syiar agama bisa lebih bijak & beradab
November 14th, 2008 at 2:26 am
Hey! Buat kalian2 yang ingin berdebat soal agama, ayo ke http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/ seru lho! Dijamin!
Btw, congratz buat Amrozi dkk karena Anda sudah lancar memasuki neraka tanpa birokrasi2 yg rumit! Moga2 72 gay yang dijanjikan selalu memperkosa Anda tiap menit. Seharusnya si stupid *ucking Amrozi dkk itu setelah ditembak dicincang dulu sampe kecil2, baru diblender, dimixer, kasi tepung+gula, baru dikasi makan ke babi2 hutan, nah babi2 hutan itu ditembak lagi, lalu dipanggang, lalu dimakan oleh si stupid gay Abu Bakar Baasyir!
November 14th, 2008 at 6:37 am
gak ada yg tau amalam seseorang kecuali Allah swt…
banyak2lah berprasangka yang baik terhadap semua makhluk…
salam damai
peace is the way to heaven
November 14th, 2008 at 9:19 am
awas ada provokator sinting di komentar nomor 32, itulah ciri-ciri orang sinting dengan bahasa berkamus kebun binatang. Halo komentator no 32, apakah anda juga pernah bernama ali sina? Ohya, buat pembaca yg pengen tahu identitas IP si komentator no 32, IPnya adalah: 115.131.196.173
November 14th, 2008 at 9:54 am
hm… aku ga ngerti ma yg kalian omongin di atas.. katakan lah aku buta akan agama, tapi aku percaya menyakiti orang lain itu tidak baik…
aku mungkin tidak mengerti agama, tapi aku yakin sejak dulu kita di ajarkan untuk tidak saling membenci (apalagi membunuh)
yg aku tidak mengerti, aku yg tidak mengetahui agam berusaha menjaga perdamaian di antara banyaknya perbedaan.. mengapa kita harus seragam apabila kita bisa hidup damai dgn perbedaan ini…
aku tidak akan membenarkan atao menyalahkan kepercayaan orang tapi tolong…
aku sebagai generasi penerus meminta tolong kepada semua pembaca penulis blog..
bantu generasi kita selanjutnya dgn cara yg maju.. bukan keterbelakang.. mengajarkan kedamaian bukan kebencian…
negeri kita sudah hancur (mendekati kiamat katanya) itu semua karena kita(manusia), bukan kehendak pencipta, pencipta hanya memberikan kita tempat disini, selanjutnya terserah kita bagaimana cara untuk menjaga tempat ini..
aku yakin tuhan pasti menangis.. melihat ciptaannya dirusak..dibunuh..di aniaya..
bagi Amrozi CS… aku tidak banyak komentar…
bagi penerusnya… semoga saja tidak penerusnya.. walopun kalian ada.. aku mohon.. jgn rusak negeri ini..
ku mohon sebelum berprang lihatlah dulu sejarah kita… sejarah dari nenek moyang kita… dari jaman kutai hingga detik2 kemerdekaan..
INTI DARI SEMUA PERJUANGAN MEREKA ADALAH PERSATUAN DARI KEANEKARAGAMAN..PERDAMAIAN DARI KEANEKARAGAMAN…
HINA AKU (pencari kedamaian di dunia yg semakin menghilang, karena tertutupnya hati akan kebencian)
November 14th, 2008 at 9:57 am
Imam samudra,sebuah sosok orang yang terkenal akan kepandainnya dalam merakit bom,sebenarnya ia orang yang sangat pandai,jenius,pinter lagi (buktinya bisa merakit bom dan membumi ratakan bali)Tapi sayang kepandaiannya ia gunakan untuk kejahatan, Tororis,padahal bila di cari sekalipun se-Indonesia belum tentu ada orang sepandai dia.Kenapa ya,dya ga jd orang baik-baik ja,pasti kan ia selamat dan g amati dengan jalan kaya gini,tapi sudah terlanjur……..yu dahlah.
November 14th, 2008 at 10:22 am
@hina aku; setiap manusia itu baik.. ia memiliki sifat kebaikan dan itulah fitrah, fitrah itu lurus, hingga kelak penciptnya memberi ia sebuah cobaan. Ikuti fitrahmu yg lurus, jika kelak engkau bertemu seseorang yang mencoba membelokan fitrahmu, lawan ia dengan kemampuan fitrahmu, kelak fitrahmu akan menemui komunitasnya.. sebuah ajaran yang sesuai dengan fitrahmu.. selamat mencari..
@julaikha; itulah mengapa orang pinter, jenius dan pandai sekaligus religius susah ditemukannya, sebab tidak ada audisi seperti itu. Mengapa tidak ada? karena mana mungkin orang jenius, pinter, pandai sekaligus religius mau diperhitungkan oleh orang-orang bodoh berdasarkan judi SMS?
November 14th, 2008 at 10:30 am
fitrah itu apa??
maaf aku ga ngerti…
hm.. kalo mereka yg merusak bumi ini??
apakah fitrahnya lurus? belok? tergoyahkan?
thx… apapun arti fitrah…
November 14th, 2008 at 10:39 am
@hina aku: penjelasan ringan: http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080314073001AAgxw9E
penjelasan berat: http://en.wikipedia.org/wiki/Fitrah
November 14th, 2008 at 10:53 am
saya tidak setuju dengan perbuatan amrozi dan cs karena bukan dialah menentukan bemar dan salahnya seseorang jangan maen hakim sendiri dengan ngebom bali saya tidak yakin dia bakal masuk surga dan darimana orang2 tau kalo dia masuk surga
November 14th, 2008 at 11:17 am
huhuhu…..
sapa bilng Indonesia negara damai bung!!!!!
November 14th, 2008 at 12:19 pm
@Jimmy: Kita berada dalam kondisi damai, buktinya anda masih sempet browsing, buka blog saya dan baca-baca hingga akhirnya sempet berkomentar. Coba kalo bukan negeri damai, mana mungkin anda sempet buka internet.
November 14th, 2008 at 12:45 pm
klo mnrt aku sich,,,hanya tuhan yang tau,,,
November 15th, 2008 at 12:42 pm
Polemik dan diskusi saya anggap selesai, terima kasih untuk semua partisipan, pengunjung dan pembaca artikel ini. Terima kasih buat semuanya, tak terkecuali, segala kritik, saran, pujian, dan makian, saya terima dengan senang hati. Semoga kita semua bisa berdiskusi lagi dalam polemik yang lain.