18 Cara Sholat dengan Mantap
Ada beberapa hal yg membuat sholat menjadi mantap. Mantap? ya, maksud saya adalah khusyu’. Silahkan disimak:
1. Bersiap diri sepenuhnya untuk shalat. Kebanyakan dari kita bersiap untuk sholat seperti bangun dari tempat duduk yang berbantalkan lem power glue, berat dan susah rasanya untuk meninggalkan meski sejenak, aktivitas, hobi dan kesibukkan.
2. Tuma’ninah, artinya tenang, konsentrasi, fokus dan gak banyak bergerak untuk hal-hal yg tidak penting, tetapi juga bukan berarti diam membatu seperti semedi atau bertapa.
3. Mengingat mati di saat shalat, kalo lagi sholat yang diingat adalah kematian, niscaya bertambahlah pasrah diri kita terhadap Allah, sholatpun seakan-akan aktivitas terakhir kita di dunia di hadapan Allah.
4. Memahami makna bacaan shalat. Sebaiknya sedikit banyak kaum muslimin hendaknya mempelajari bahasa Arab, sebab bagaimanapun allah sudah memilih bahasa arab sebagai bahasa pengantar agamaNya. Saya jamin gak susah lho. Atau paling tidak memahami makna do’a dan surat-surat bacaan dalam sholat saja, itu sudah cukup. Adalah tidak masuk akal kita meminta kepada Allah dengan ucapan yang kita sendiri tidak memahaminya, Islam bukan agama mantra
5. Membaca al-Qur’an sambil berhenti pada setiap ayat. Faidahnya adalah memberi nafas kepada setiap ayat lalu memberi kesempatan hati untuk menerjemahkan arti dan makna dari setiap huruf dan kata bahkan kalimat yang telah terucap.
6. Membaca al-Qur’an dengan tartil serta membaguskan bacaan. Dalilnya adalah jelas, silahkan buka-buka di al Qur’an.
7. Yakin bahwa Allah akan menerima seluruh do’a, sanjungan, pujian, dan harapan dalam sholat kita.
8. Meletakkan sutrah ( tabir pembatas ) mendekatkan diri ke arahnya, maksud meletekan pembatas adalah ketika kita sholat sendirian, misalkan di sebuah masjid, sementara orang berlalu lalang di hadapan kita. Seorang yang berlalu di depan seorang yg sedag sholat, sungguh ia telah mendapatkan kerugian dan masalah besar jika ia mengetahuinya. Sementara membiarkan seseorang seenaknya sendiri lewat di depan muka kita ketika kita sedang sholat, maka hal itu membuat kekhusyu’an sholat kita jadi terganggu.
9. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dadanya, jangan salah, bukan di sebelah atas dada yakni di dekat leher, atau di perut, atau di pusar, atau di bawah puser atau di lambung.
10. Melihat ke arah tempat sujud, maknanya adalah ketundukan terhadap Allah, jangan coba-coba jelalatan ke kiri-ke kanan atau bahkan ke atas, tanggung sendiri dosanya kelak.
11. Menggerak-gerakan jari telunjuk, dalam hal ini ada perbedaan pendapat, pada prinsipnya; ikuti saja yang anda ketahui dalilnya dan jangan mempermasalahkan orang lain yg berbeda dengan anda. Menurut saya menggerakkan jari lebih membantu konsentrasi sholat ketika dalam duduk tasyahud. Sesuai hadits yg mengatakan syaithon takut terhadap gerakan jari dalam tasyahud sholat, silahkan rujuk sendiri haditsnya.
12. Membaca surat-surat al-Qur’an atau do’a-do’a secara berganti-ganti, Allah memberikan kita kemampuan untuk belajar, dan menghafal, jadi tentu saja kenapa mesti menggunakan surat yang itu-itu saja ketika sholat? surat yang lain bisa ngiri lho..
13. Membaca ayat-ayat Sajdah, dalam al qur’an ada ayat-ayat tertentu yang kita disyariatkan untuk bersujud ketika membacanya, dalam kondisi apapun asalkan sikon memungkinkan. Jadi jangan kaget atau menuduh aneh, sesat dan sebagainya ketika suatu saat kita jadi makmum tiba-tiba di tengah jalan imamnya sujud.
14. Memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syetan, sesungguhnya yg namanya setan kabur tunggang langgang ketika adzan atau iqomah dikumandangkan, lalu udah gitu mereka akan balik lagi ke arah orang-orang sholat seperti para demonstran yang terbirit-birit menhindari gas air mata polisi, lalu ketika polisi mundur mereka datang lagi dan tidak jera sebelum tuntutan mereka di dengar MPR, he..he..
15. Membayangkan kekhusyu’an orang-orang shalih terdahulu saat mereka shalat, artinya banyak-banyak baca kisah para shahabat, bagaimana mereka sholat.
16. Mengetahui keistimewaan-keistimewaan khusyu’ dalam shalat. Saya tidak membahas keistimewaan khusyu dalam tulisan ini, silahkan googling sendiri. Yang jelas sholat yg itu akan bermakna bagi si pelaku mana kala sholatnya benar dan khusyu. Sholat yg benar dan kshuyu saja bukan jaminan 100% diterima (karena kewajiban manusia adalah menjalankan perintah dgn sebaik-baiknya, hasil di tangan allah), apalagi yang sholatnya gak benar dan gak khusyu’, terus gimana yg sholatnya gak benar tetapi khusyu’…? Wah, berarti anda gak memahami tulisan ini keseluruhan..
17. Bersungguh-sungguh dalam berdo’a ketika sholat, khususnya pada waktu sujud. 90 % bacaan sholat adalah do’a, tentu ini untuk kebaikan kita. Karenanya bersungguh-sungguhlah dalam meminta kepada Sang Pemilik segalanya, laiknya kita memohon pinjaman kepada kreditor, dengan menghiba, dengan memelas, hanya saja bedanya dalam berdo’a haram hukumnya memberikan data-data palsu..
18. Berdzikir setelah shalat, jangan lupakan nih.., gak baik terburu-buru setelah sholat, kecuali anda adalah pengantin baru yang baru saja selesai akkad nikah lalu melakukan sholat berjamaah berdua… hi..hi..
Demikianlah yang bisa saya cuplak-cuplik dan sedikit ziyadah yang belum tentu shahih. Mudah-mudahan bermanfaat bagi saya. Bagi anda? Terserah… amal anda kan anda yg bertanggung jawab…

May 19th, 2008 at 11:24 am
Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di Social Bookmarking Indonesia http://www.infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
http://www.infogue.com/
http://agama.infogue.com/18_cara_sholat_dengan_mantap
May 19th, 2008 at 10:16 pm
ma kasih kk… saya print ya postingannya
———–
masbadar: silahkan..
May 19th, 2008 at 10:48 pm
Info yang bermanfaat nihhh.. ada sih yang udah tau.. tapi banyak yang baru tau :p
makasih
———-
ya, mudah2-an bermanfaat..
April 26th, 2009 at 5:18 pm
assalamualaikum..
wah,,infonya bermanfaat banget neh.
baut nambah2 ilmu pengetahuan..
mkasih ya yg udah posting ke sini
June 14th, 2009 at 7:24 pm
jazakallah mas badar,, smoga diberi ganjaran yg setimpal..
blognya ta LINK di punya Q ya..
December 10th, 2009 at 9:57 am
Terima kasih atas infonya. semoga bermanfaat bagi saya.
April 30th, 2010 at 1:41 pm
wah infonya sangat berguna sekali. ada yang lebih terperinci tak mas?
June 3rd, 2010 at 3:25 pm
Subbhanallah, mudah2han mas badar selalu di beri kesehatan, amin
June 18th, 2010 at 12:33 am
bego luh gerak2kin telunjuk batal!!!!!!!!!
June 18th, 2010 at 8:27 am
@pks: jiah, ngaku PKS, gak ngerti hadits.. wkwkwk pasti ente cuman nebeng2 nama, padahal ngajinya cuma cari besek kalo ada orang mati!! makanya gak dapet2 ilmu.. kasian deh loh.. wa ya miskiin..
June 18th, 2010 at 9:10 am
@Hasan mangklng: sama-sama semoga anda juga demikian.
kan ada haditsnya dari Nabi SAW (meski yg tidak gerak2kan jari juga ada haditsnya), kok dikatakan batal..? coba jelaskan lagi 
peace…
@pks:
@good reader: santai aja, emang ente paling pinter hadits apa
September 15th, 2010 at 4:29 pm
makasih ya atas infonya,,,,
tolong dong kalau bisa dalili dalilnya diperkuat,,, pke hadist2 juga
September 15th, 2010 at 4:30 pm
insya allah sangat bermanfaat artikelnya mas
makasih ya….
February 3rd, 2011 at 6:19 pm
semoga dengan baca artikel kk shalat saya bisa lebih baik dari sebelumnya…
March 29th, 2011 at 10:29 pm
mksh infonya mas.
pks@ kamu tu g ngrti mslh fiqih,yg btl itu kalo gerak2in anggota BESAR ampe 3x brtrut2, ky kepala,tngan,kaki, tp kl anggota KECIL g btl tau,ky jari tlunjuk,mata,alis,idung ato Kemaluan kamu,bego bgt sih,ngaku pks tp ngaco,ato kl emg km bnr2 org pks suruh smua tmen2 dan guru pks-mu blajr sm gua.
June 7th, 2011 at 12:05 am
goodreader>> gw suka gaya luu…..
February 1st, 2012 at 9:46 pm
Kami berterima-kasih atas penjelasannya